Jakarta – Emiten pelayaran angkutan barang dengan kontainer, PT TEMAS Tbk mengaku tetap fokus melakukan peningkatan revenue lewat pengembangan di anak usaha pelayaran dan depo peti Kemas.
Direktur Utama Perseroan, Faty Khusumo mengatakan, dari sisi kapasitas angkut armada, tahun ini pihaknya melakukan pengembangan dengan menambah 11 unit kapal. Dengan adanya penambahan tersebut kapasitas angkut armada Perseroan menjadi 24.673 TEUs atau 373.874 DWT.
“Penambahan jumlah armada ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan segmentasi terkait rute pelayaran untuk pelabuhan kecil dan menengah,” kata Faty Khusumo, Senin, 13 Desember 2021.
Disisilain, Perseroan juga akan melakukan diversifikasi anak usaha, digitalisasi logistik dan terus mengembangkan system “KlikTemas”, sebuah sistem yang dikembangkan untuk proses Digitalisasi.
“Kami ingin memberi nilai tambah pada pelayanan yang kami berikan kepada para customer. Dengan adanya sistem ini diharapkan para customer dapat lebih dimudahkan dalam menggunakan jasa kami, mulai dari proses booking muatan sampai kepada proses pengambilan muatan di pelabuhan tujuan,” tambah Harry Haryanto, Direktur PT Temas Shipping.
Sekedar informasi, volume muatan perusahaan sendiri hingga kuartal III 2021 tercatat naik 18.61% menjadi 365.014 TEUs dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sebesar 311.119 TEUs.
Perseroan mencatatkan laba bersih kuartal III 2021 sebesar Rp623,2 miliar, naik 11.658% dibandingkan perolehan diperiode sama tahun lalu sebesar Rp5,3 miliar. Di sisi lain Aset perusahaan ikut naik menjadi Rp3,96 triliun dari sebelumnya Rp3,84 triliun. Sedangkan eekuitas naik menjadi Rp1,58 triliun dari Rp1,21 triliun.
“Dengan investasi yang dilakukan sepanjang tahun 2021, maka diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta volume angkut pada tahun ini,” ujar Ganny Zheng. (*)
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More