Banjarmasin – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus mendukung program Satu Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah dengan menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Khusus pada penyaluran FLPP tahun ini BNI menggelar acara Penandatanganan Akad Kredit secara massal pada 1.046 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) secara serentak di beberapa kota di Indonesia.
Penandatanganan akad kredit secara massal KPR Sejahtera BNI FLPP ini dipusatkan di Pasar Terapung Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Kalimantan, Rabu, 26 September 2018. Penandatanganan akad kredit massal tersebut juga dilakukan secara serempak di seluruh Indonesia di berbagai Kantor Wilayah BNI. Penyaluran FLPP merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) oleh BNI dengan PPDPP pada kesempatan sebelumnya.
“BNI telah menjadi salah satu bank penyalur FLPP dalam tujuh tahun terakhir ini,” ujar Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati dalam keterangannya.
Dirinya menuturkan, sebagai salah satu Bank BUMN, BNI mendukung penuh langkah pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah akan perumahan. Selain di Banjarmasin, kota yang menjadi lokasi penandatanganan akad kredit massal tersebut antara lain adalah Padang, Pekanbaru, Medan, Makassar, Pare-Pare, Karawang, Sampit, Pangkalan Bun, Pematang Siantar, Sengkang, bahkan juga Manokwari.
Para debitur yang menandatangani Akad Kredit massal ini berasal dari sekitar 32 kota di Indonesia. Penandatanganan akad kredit ini diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan jumlah sebanyak 1.046 debitur. Di luar pencapaian tersebut, BNI tetap optimis akan menyalurkan lebih dari 3 kali dari target semula sampai akhir tahun 2018. Di samping itu, BNI juga menawarkan kemudahan pembayaran uang muka secara cashless.
“BNI jmenawarkan kemudahan pembayaran uang muka secara cashless yakni melalui mobile banking, sms banking, dan aplikasi yap! (Your All Payment). Kemudahan tersebut merupakan langkah BNI dalam membangun cashless society,” ucap Tambok.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa BNI juga mengajak nasabah para pemilik rumah baru agar memanfaatkan layanan digital banking/e-channel BNI yang handal yaitu Mobile Banking. Layanan Mobile Banking BNI antara lain dapat digunakan untuk pembayaran rutin bulanan seperti PLN, PDAM, PBB dan juga iuran kompleks bulanan (pada beberapa perumahan yang sudah bekerjasama antara BNI dengan pengembang atau pengelola kompleks).
“Para nasabah juga dapat memanfaatkan kesempatan untuk bisa menjadi Agen46 BNI di lingkungan komplek perumahannya,” paparnya. (*)
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More