Moneter dan Fiskal

Genjot Pariwisata, Pemerintah Optimis CAD bisa 0%

Yogyakarta – Pemerintah berupaya untuk dapat menekan angka defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) Indonesia salah satunya melalui devisa pariwisata. Bahkan, Pemerintah optimis dapat menekan angka CAD hingga 0% terhadap produk domestik bruto (PDB) .

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitanpun optimis sektor pariwisata dapat menjadi quick wins peningkatan devisa.

“Pariwisata ini, emang ini satu dari 3 sumber quick wins kita untuk CAD. Seperti kita tau CAD tahun kemarin US$ 17,5 miliar, tahun ini mungkin US$25 miliar. Tapi dengan ada langkah ini kami lihat tahun depan mungkin CAD kita akan hampir gak ada atau ke arah nol persen,” kata Luhut pada acara Rakor Pusda dengan tema “Memperkuat Sinergi Dalam Akselerasi Pengembangan Destinasi Pariwisara Prioritas” di Hotel Ambarukmo Yogyakarta, Rabu 29 Agustus 2018.

Baca juga: BI: Peningkatan Devisa Pariwisata Jadi Upaya Stabilisasi Rupiah

Tak hanya dengan langkah itu, Luhut juga optimis adanya kebijakan bauran Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 20% terhadap solar atau B20 yang akan dilaksanakan pada September 2018 mendatang akan lebih menekan CAD.

“Dengan mengurangi impor crude oil, mengganti dengan B20 maka kita bisa hemat US$ 2 miliar tahun ini dan tahun depan bisa US$ 8 miliar karena tahun ini akan kita ganti dengan 1,2 juta ton biodiesel,” jelas Luhut.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan atau CAD masih meningkat pada triwulan II 2018. Defisit transaksi berjalan tercatat US$ 8,0 miliar atau 3,0% terhadap PDB pada triwulan II 2018, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan defisit triwulan sebelumnya sebesar US$ 5,7 miliar (2,2% PDB). (*)

Suheriadi

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

18 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

8 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago