Keuangan

Genjot Literasi Keuangan Anak Muda, OJK Gelar Edukasi di UIN Raden Mas Said Surakarta

Surakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, pada Jumat ini (8/9) mengunjungi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta untuk memberikan edukasi keuangan sekaligus memberikan dukungan pendampingan kepada para mahasiswa di kampus tersebut.

“Kami hadir di sini untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada adik-adik mahasiswa kita. Agar memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan yang baik dan terhindar dari penipuan investasi atau aktivitas keuangan ilegal dan bijak menggunakan produk jasa keuangan sehingga memberikan manfaat dan tidak menyusahkan generasi muda kita. Kejadian sebelumnya menjadi pembelajaran untuk kemudian mahasiswa dapat menyiapkan masa depan yang lebih baik,” kata Friderica di hadapan ratusan mahasiswa UIN RM Mas Said.

Baca juga: Tingkat Literasi Keuangan Usia 15-17 Tahun Rendah, OJK Ungkap Penyebabnya

Kehadiran OJK di Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta ini merupakan bentuk dukungan dan upaya pendampingan kepada para mahasiswa UIN, yang beberapa waktu lalu heboh diberitakan ribuan mahasiswa baru dibukakan jenis produk keuangan yang tidak sesuai.

Kegiatan edukasi dan pendampingan bertajuk “Perencanaan Keuangan Dan Investasi Yang Bijak Untuk Menyiapkan Masa Depan Generasi Muda Indonesia” yang digelar OJK di kampus UIN Raden Mas Said itu dihadiri ratusan mahasiswa dan civitas akademi kampus tersebut. 

Dalam sambutannya Rektor Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Prof. Mudofir menyatakan selain menimba ilmu pengetahuan di kampus, para mahasiswa juga harus meningkatkan pemahamannya terhadap sektor keuangan untuk menunjang arah kehidupan yang sedang dijalani para mahasiswa.

“OJK telah hadir mewakili negara ketika misalkan kampus viral, kemudian kampus-kampus lain melihat ke kampus kita akan belajar bagaimana seharusnya kita mengambil sebuah kebijakan seadil-adilnya dan sebaik-baiknya. Terima kasih kami sampaikan kepada OJK yang telah bersinergi dalam bidang literasi keuangan dan kampus akan terbuka sehabis-habisnya untuk menerima wawasan tentang keuangan dan sebagainya,” ujar Mudofir.

Dalam kesempatan itu, Friderica juga berpesan kepada segenap mahasiswa, apapun jurusan ilmu yang dipelajarinya harus memiliki pemahaman yang bagus mengenai sektor jasa keuangan karena kepandaian itu akan mendampingi dia seumur hidup.

Baca juga: Literasi Masih Rendah, Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat Hal Ini Sebelum Berinvestasi

“Apapun profesinya walaupun punya penghasilan yang baik tapi jika tidak bisa mengelola keuangan atau terkena skema penipuan akan berpengaruh kepada kehidupan dia dan masa depannya. Masa depan yang harusnya cemerlang jadi terganggu karena terjerumus hal seperti itu,” ucapnya.

Friderica juga menyampaikan kepada para mahasiswa untuk menghindari dan tidak mengikuti gaya hidup FOMO (Fear of Missing Out) dan YOLO (You Only Live Once) yang berkembang di kalangan anak muda yang justru banyak menjerumuskan pada kehidupan yang penuh masalah.

Selain itu, Friderica juga meminta para mahasiswa berhati-hati pada setiap penawaran produk jasa keuangan dengan mencermati legalitas dan tingkat suku bunga yang logis serta profil risiko yang melekat pada setiap produk keuangan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

4 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

4 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

4 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

5 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

5 hours ago