Keuangan

Genjot Kredit, BCA Digital Segera Luncurkan Fitur Pinjaman Langsung

Jakarta – PT Bank BCA Digital atau BCA Digital akan segera merilis fitur pinjaman/kredit langsung (direct loan) di aplikasi blu By BCA Digital. Fitur yang digagas untuk memacu pertumbuhan kredit ini rencananya akan diluncurkan di semester I-2023.

Menurut Head of Marketing Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan dan pilot project di kalangan internal. Piloting ini juga menjadi bagian dari upaya BCA Digital agar selalu prudent seperti arahan parent company-nya, Bank BCA.

Dari sisi ticket size, penyaluran kredit melalui fitur pinjaman langsung ini menurut Duardi tidak akan terlalu besar. Ekspansi kredit pun akan tetap dilakukan dengan kehati-hatian.

“Kami akan berhati-hati. Tapi yang pasti kami akan bermain bukan di segmen pinjaman besar. Justru kami ingin meng-capture kebutuhan nasabah. Ini kan sesungguhnya seperti KTA (kredit tanpa agunan) tapi lewat aplikasi. Jadi kami akan perhatikan profil user-nya akan seperti apa, Untuk kebutuhan mendadak, kebutuhan sehari-hari ini cocok,” ujar Duardi di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2023.

Selama ini, BCA Digital sudah menyalurkan kredit melalui skema joint financing, channeling maupun kredit korporasi. Perseroan menggandeng sejumlah partner untuk menyalurkan kredit, seperti financial technology (fintech) peer to peer lending, antara lain Akseleran, Komunal, dan Amartha.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2022, BCA Digital menyalurkan kredit sebesar Rp3,24 triliun. Angka tersebut meroket 205,66% year on year (yoy). Sedangkan dari sisi dana pihak ketiga (DPK) mengalami lonjakan hingga 295,95%, atau menjadi Rp6,85 triliun. Alhasil, total asetnya pun makin gemuk, yakni mencapai Rp11,05 triliun, atau tumbuh 89,54% secara tahunan.

Sebaliknya, dari sisi laba, anak usaha Bank BCA ini masih mencatatkan kerugian sebesar Rp71,60 miliar, meningkat 15,18% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Head of Corporate Planning BCA Digital, Yoga Tirtosudono Halim meningkatnya kerugian di tahun lalu karena perseroan masih terus melakukan investasi untuk berbagai macam pengembangan infrastruktur maupun fitur, termasuk di aplikasi blu By BCA Digital. Tahun ini, rapor kinerja laba BCA Digital diharapkan sudah menghijau. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

12 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

12 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago