News Update

Genjot Kredit, Bank Mandiri Sasar 3 Sektor Ini

Jakarta – Di tengah pandemi Covid-19, PT Bank Mandiri Tbk tetap berkomitmen akan pertumbuhan kredit. Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar mengatakan, perseroan akan fokus menyasar penyaluran pembiayaan kepada sektor-sektor yang tak terdampak pandemi.

Dirinya menyebutkan bahwa Bank Mandiri akan lebih selektif dalam penyaluran kredit dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. “Kami akan fokus melakukan pembiayaan di sektor farmasi, telekomunikasi, dan fast moving consumer goods (FMCG),” ujarnya di Jakarta, seperti dikutip Kamis, 11 Juni 2020.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Silvano Rumantir menyatakan, penyaluran kredit di sektor farmasi, telekomunikasi, dan Fast Moving Consumer Goods (FCMG) terpantau tumbuh cukup baik. Secara tahunan, kredit Bank Mandiri ke sektor farmasi tumbuh 16,8%, eksposur kredit FMCG tumbuh 6,9%, dan kredit di sektor telekomunikasi tumbuh 44%.

“Kami akan fokus ke sektor yang kami anggap resilience di masa pandemi ini. Tentunya kami juga akan terus mendukung debitur kami yang masih sehat dan merupakan market leader di industrinya,” ucap Silvano.

Sebagai informasi saja, pertumbuhan kredit konsolidasi perseroan tercatat meningkat menjadi Rp902,7 triliun di sepanjang kuartal I tahun 2020. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 14,20% dari Rp790,5 triliun di periode yang sama tahun lalu. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

4 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

4 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

7 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

8 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

9 hours ago