Genjot Investor Baru, Ini yang Dilakukan BRI Danareksa Sekuritas

Jakarta – PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) sepakat menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan aset manajemen, PT Grow Investments Indonesia.

Direktur Utama BRIDS, Laksono Widodo mengatakan kerja sama dengan Grow Investments tersebut menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan bisnis hingga mendorong jumlah investor dari BRIDS ke depannya.

“Jadi kami melihat ini suatu peluang untuk bisa meningkatkan bisnis kami juga dan saya percaya Grow Investment ini dikelola oleh pengelola aset management yang andal dan dapat dipercaya dan semoga pertumbuhan aset under management dari Grow Investment ini semakin besar bersama-sama dengan BNI Danareksa Sekuritas,” ucap Laksono dalam Konferensi Pers di Jakarta, 2 Juli 2025.

Laksono menyebut, saat ini jumlah investor BRIDS telah mencapai 350 ribu investor. Sementara investor reksa dana secara keseluruhan per Mei 2025 melonjak sekitar 30 persen menjadi 15,6 juta. Ini mencerminkan bahwa peluang pertumbuhan investor masih terbuka lebar.

Di kesempatan yang sama, Presiden Direktur Grow Investment, Yenwy Wongso, menyatakan kerja sama ini penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap solusi investasi resmi.

“Kerja sama ini kami harapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam menghadirkan produk reksa dana yang beragam, terpercaya dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Yenwy.

Sejak berdiri 2023, kata Yenwy, Grow Investment telah memiliki nasabah lebih dari 100 ribu. Pertumbuhan nasabah tersebut tak lepas dari produk Grow Investment yang ditawarkan terjangkau mulai Rp10.000, sehingga bisa diakses oleh masyarakat luas.

“Kami optimis bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan mendorong pertumbuhan industri reksa dana, tapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, secara lebih terencana dan terarah,” tutup Yenwy. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

7 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

7 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

7 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

7 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

7 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

7 hours ago