Genjot Investasi, Mandiri Sekuritas Gelar Pesta Reksa Dana MOST 2023

Jakarta – PT Mandiri Sekuritas menghadirkan Pesta Reksa Dana MOST 2023 menawarkan 71 produk dan promosi dari 16 Manajer Investasi. Program tersebut juga didukung oleh serangkaian program literasi keuangan dan investasi.

Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora Manik mengatakan, bahwa Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk terus memajukan pasar modal Indonesia antara lain melalui upaya edukasi dan promosi produk-produk reksa dana yang sangat banyak peminatnya. 

“Pesta Reksa Dana MOST 2023 membuka akses lebih luas bagi para nasabah untuk memilih produk yang tepat dan mendukung rencana investasi mereka. Program edukasi dalam Pesta Reksa Dana dibawakan oleh para Manajer Investasi terkemuka dengan berbagai topik yang menarik yang dapat diakses melalui Auditorium Hall yang ada pada bagian Virtual Exhibition di platform digital acara ini,” ucap Theodora dalam Opening Ceremony Pesta Reksa Dana di Jakarta, 8 Maret 2023.

Theodora juga menambahkan, bahwa Pesta Reksa Dana turut menawarkan berbagai hadiah senilai jutaan rupiah bagi nasabah yang berhasil mengumpulkan poin sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam aktivitas gamification di platform kami. Selain itu, nasabah juga bisa mendapatkan cashback dari transaksi pembelian reksa dana minimal Rp1.000.000 dan berlaku kelipatannya.

Kemudian, tujuan Mandiri Sekuritas menggelar program tersebut karena menanggapi tingginya minat masyarakat berinvestasi di produk reksa dana. Berdasarkan data KSEI jumlah investor reksa dana mencapai 9,6 juta atau naik 40,41% dari 6,84 juta di periode yang sama tahun 2021.

Adapun, Pesta Reksa Dana MOST 2023 berlangsung mulai 1-31 Maret 2023 dengan rangkaian program khusus, diantaranya adalah Parade Reksa Dana, Belanja Reksa Dana, dan Panggung Reksa Dana. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Memperkuat Sinergitas Koordinasi Otoritas Moneter dan Otoritas Fiskal

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DARI pemberitaan di… Read More

12 mins ago

Transaksi Digital BSI Naik 24 Persen per Ramadan, Siapkan Likuiditas Rp45 T Jelang Lebaran

Poin Penting Transaksi digital BSI naik 24% secara bulanan selama Ramadan 2026, terutama pada layanan… Read More

15 mins ago

FIF Kantongi Laba Bersih Rp4,63 Triliun di 2025, Tumbuh 4,92 Persen

Poin Penting FIF, anak usaha Astra Financial, mencatat laba bersih Rp4,63 triliun sepanjang 2025, naik… Read More

24 mins ago

OJK Sebut BPR Ramai-Ramai Antre Merger, Ini Tujuannya

Poin Penting OJK menyebut banyak BPR antre merger untuk memenuhi aturan Single Presence Policy (SPP)… Read More

37 mins ago

OJK Imbau Investor Tetap Rasional di Tengah Ketegangan AS-Iran

Poin Penting OJK mengimbau investor ritel tetap rasional, memantau sentimen global, dan menyesuaikan keputusan investasi… Read More

45 mins ago

Driver Gojek Cek Saldo! Pencairan ‘THR’ Sudah Dimulai, Segini Besarannya

Poin Penting GoTo alokasikan Rp100 miliar-Rp110 miliar untuk BHR 2026 bagi sekitar 400.000 mitra Gojek,… Read More

1 hour ago