Ekonomi dan Bisnis

Genjot Investasi, Konferensi Internasional Investor Daily Summit 2022 Digelar

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku, tidak mudah bagi sebuah negara untuk mendapatkan investor. Oleh karena itu, ia berterima kasih kepada sejumlah perusahaan yang berinvestasi di Tanah Air. Menurutnya, di tengah krisis yang terjadi secara global, Indonesia masih menjadi negara yang dipercaya oleh para investor karena stabilitas ekonomi dan politik di dalam negeri.

“Karena tidak mudah mendapatkan kepercayaan dari sebuah investasi. Begitu sebuah negara sudah dicap tidak baik untuk investasi, enggak akan ada yang mau datang ke negara kita,” ujar Jokowi.

Untuk menarik investor agar berinvestasi, konferensi akbar Investor Daily Summit (IDS) 2022 pun digelar. Presiden Jokowi pun dijadwalkan akan menghadiri dan membuka secara resmi Konferensi akbar IDS yang akan digelar di Jakarta Convention Center, pada 11-12 Oktober 2022. Konferensi berskala internasional ini mengusung tema ‘Optimism in Uncertainty” atau Optimisme dalam Ketidakpastian.

Selain Presiden Jokowi, juga akan dihadiri oleh 7 menteri dan pejabat setingkat menteri, serta lebih dari 50 pembicara yang terdiri dari pembicara-pembicara internasional, pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. IDS 2022 memungkinkan para pemangku kepentingan untuk duduk bersama dan bertukar pikiran mengenai langkah-langkah Indonesia ke depan, dikala ketidakpastian ekonomi global.

Jokowi mengatakan, kepercayaan dari investor harus terus dijaga agar Indonesia tidak perlu lagi mengimpor barang-barang dari luar negeri. Apalagi kata dia, di tengah krisis saat ini, investasi merupakan hal yang diperebutkan oleh banyak negara, termasuk oleh Indonesia. “Karena dengan investasi itulah nilai tambah akan diciptakan, lapangan kerja akan diciptakan, penerimaan negara akan muncul, cadangan devisa akan muncul,” paparnya.

Ada tiga pilar utama yang akan menjadi fokus pada tahun ini. Pertama, isu digital, bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk transformasi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan alternatif. Kedua, isu resources yang fokus kepada hilirisasi produk-produk komoditas sehingga dapat memaksimalkan nilai tambah. Dan ketiga isu services, bagaimana potensi sektor jasa menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia kedepannya.

Investor Daily Summit 2022 digelar dengan sejumlah tujuan. Yaitu menampilkan peluang-peluang investasi di Indonesia sebagai ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia-Pasifik dan pasar terbesar di Asia Tenggara; mematangkan kerangka regulasi, iklim sosial-politik, wawasan sektoral, dan kepemimpinan pemikiran para pemangku kepentingan di Indonesia; membentuk forum yang menyatukan para pemimpin lembaga pemerintahan pusat; dan daerah, pemimpin industri, pengusaha, dan investor; serta menyoroti potensi dan tren ekonomi dan bisnis terbaru di kawasan.

Ada beberapa sasaran strategis dari Investor Daily Summit 2022. Pertama, teridentifikasinya masalah-masalah spesifik di berbagai industri untuk menjadi panduan tindaklanjut (rencana aksi) bagi para pemangku kepentingan. Kedua, teridentifikasinya peluang bisnis dan tren pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam konteks global.

Sasaran ketiga adalah terjadinya interaksi antara pemangku kepentingan bisnis di Indonesia Keempat, lahirnya kompilasi rekomendasi sebagai masukkan untuk memperkuat tata kelola perekonomian Indonesia, khususnya investasi yang tangguh dan berkelanjutan.

Rangkaian konferensi dan pertemuan dalam Investor Daily Summit 2022 akan diadakan dengan kapasitas 1.500 peserta secara offline. Mereka berasal dari kementerian/lembaga, pelaku usaha, akademisi, investor institusi maupun ritel, dan masyarakat umum yang tertarik pada topik-topik yang dibahas acara ini. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

7 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

8 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

9 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

9 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

9 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

10 hours ago