Tugu Insurance Tengah Seimbangkan Segmen Ritel Dengan Korporasi
Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengaku akan terus menggenjot bisnis ritelnya pada tahun ini. Oleh karena itu, salah satu strategi yang akan disiapkan Tugu Insurance ialah dengan gencar menggandeng kerjasama beberapa perusahaan nasional.
Direktur Pemasaran Tugu Insurance Usmanshah Hamzah menyebutkan, untuk tahun ini pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan tiga perusahaan nasional.
“Ada beberapa perusahaan yang dijajaki tahun ini yakni sekitar 3 perusahaan dalam waktu dekat. Salah satunya yakni perusahaan personal accident atau kecelakaan, perusahaan kartu untuk program loyality card,” kata Usmanshah selepas acara rebranding logo baru Tugu Insurance di Hotel Raffles Jakarta, Kamis 28 Juni 2018.
Dirinya mengatakan pihaknya sangat selektif dalam menjalin kerjasama agar tercipta kerjasama yang memberikan benefit dan dapat saling bersinergi satu sama lain.
Baca juga: Kembangkan Bisnis, Tugu Insurance Siap Buka 6 Cabang Baru
Seperti diketahui, pada Januari lalu Tugu Insurance juga sudah berkerjasama dengan Go-Jek. Tugu Insurance menyiapkan perlindungan kepada pelanggan dan pengemudi Go-Car dari asuransi kecelakaan diri, santunan meninggal dunia atau cacat akibat kecelakaan dan bantuan darurat di jalan.
Tak hanya itu, pada musim mudik tahun ini Tugu Insurance juga telah berkerjasama dengan induk perusahaannya Pertamina untuk menjual produk ritelnya di beberapa SPBU. Nantinya Usmanshah berharap kerjasama yang akan dijalin akan dapat mendongkrak angka bisnis ritelnya pada tahun ini.
“Kontribusi portfolio bisnis segmen ritel khususnya kendaraan 3 persen dan kedepannya kita berharap dapat tumbuh menjadi 10 persen,” tukas Usmanshah.(*)
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting SIG mencatat nihil fatalitas di seluruh operasi, dengan LTIFR 0,13 dan LTISR 1,01,… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More