SMF Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap III Rp2 Triliun
Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) mengaku sangat tertarik untuk menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) sebagai sumber pendanaan jangka pendek Perseroan non perbankan.
Direktur SMF Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo menyebut, penerbitan SBK tersebut dilaksanakan untuk mendukung proses bisnis SMF sebagai perusahaan pembiayaan sekunder perumahan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
“Kami merencanakan untuk menerbitkan SBK. Karena kami punya misi khusus yaitu mendukung program kepemilikan rumah,” kata Heliantopo di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu 25 September 2019.
Heliantopo menjelaskan, pihaknya membidik penerbitan SBK senilai Rp200 miliar dengan jangka waktu 12 bulan. Dirinya juga menyebut surat instrumen tersebut telah mendapat peringkat dari Pefindo idA1+.
Dirinya sendiri menilai banyak manfaat yang didapatkan dari emiten yang menerbitkan SBK salahsatunya ialah proses yang efisien dan cepat serta biaya yang lebih rendah dikarenakan pihak yang terlibat tidak banyak.
Sebagai informasi, hingga September 2019 SMF telah menerbitkan surat utang dengan jumlah penerbitan 38 kali yang terdiri dari Rp30,08 triliun pada obligasi dan susuk serta Rp3,86 triliun pada MTN. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More