Jakarta – PT Bank Commonwealth menyasar milenial sebagai target nasabah baru untuk produk bancassurance. Milenial dinilai berpotensi karena selain potensi pasar yang luas, tingginya angka literasi teknologi berpengaruh pada melek keuangan dan asuransi.
Head of Wealth Management and Client Growth Commonwealth Bank Ivan Jaya mengungkapkan bahwa meskipun masih rendah, tingkat literasi asuransi masyarakat Indonesia sudah jauh lebih baik, terutama pada milenial. Menurutnya, anak muda sekarang sudah paham akan pentingnya asuransi.
“Anak muda sekarang mulai melek asuransi. Mulai dari hal kecil saja, seperti beli barang di toko online. Mereka sudah mulai menggunakan asuransi barang. BPJS juga begitu. Paling tidak, sekarang semua orang tahu BPJS itu apa. Bayangkan 5 tahun lalu, tidak ada yang tahu BPJS. Itu sudah menunjukkan tren yang baik,” jelas Ivan di Jakarta, 11 Desember 2019.
Lebh lanjut dirinya berpendapat, pola pikir masyarakat soal produk asuransi saat ini perlu dirubah. Dari anggapan bahwa asuransi hanya beban tambahan, menjadi asuransi diperlukan untuk berjaga-jaga darisuatu hal yang tidak diinginkan.
“Kita harus ubah mindset bahwa memiliki asuransi itu seakan mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi. Mempunyai asuransi itu menyiapkan payung sebelum hujan. Ini mindset yang kita harapkan,” pungkasnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI resmi mensosialisasikan rencana kenaikan free float dari 7,5 persen menjadi… Read More