Di tempat yang sama, Chief Bancassurance and Agency Officer Hanwha, Henry Januar mengatakan, sejak 2014, Hanwa secara aktif terus melakukan penjajakan dan identifikasi potensi bisnis pada setiap jalur distribusi.
Dengan banyak agen berkualitas diharapkan dapat mendorong perolehan premi perusahaan bisa lebih baik lagi.
Saat Ini Hanwha Life Insurance Indonesia telah memiliki lebih dari 3.330 agen yang telah tersertifikasi. Untuk lebih mengembangkan kinerjanya, Hanwha Life insurance Indonesia memiliki strategi dalam pengembangan keagenan guna mewujudkan tenaga pemasar yang profesional untuk menumbuhkan bisnis keagenan dengan FTA (Full Time Agent). FTA didukung oleh Program HFP (Hanwha Financial Planner) yang telah bekerja sama dengan FPSB Indonesia (Financial Planning Standard Board).
“Dalam perencanaan 2017, premi kita Rp403 miliar dan agen mencapai 4.631. kontribusi agensi terhadap premi masih dominan sebesar Rp128 miliar,” kata Henry. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada penyelenggara pindar atas pelanggaran penetapan bunga.… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More