News Update

Generali Indonesia Perluas Jaringan Agen ke Semarang

Jakarta – Generali Indonesia memperkuat jaringan distribusi keagenannya, dengan meresmikan kantor agen Generali Money Smart yang berlokasi di Ruko Patimura Blok 6, JL. Patimura No.5 Semarang.

Dengan hadirnya kantor keagenan ini, Generali semakin memperluas pasar di Jawa Tengah untuk memenuhi kebutuhan asuransi masyarakat Semarang dan sekitarnya.

Sebagai ibu kota sekaligus penyangga utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah, Semarang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dengan laju pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. Kota terbesar kelima di Indonesia ini mempunyai jumlah penduduk hampir 1,7 juta jiwa sehingga memiliki potensi bisnis yang sangat besar.

Berdasarkan data regulator, pertumbuhan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Jawa Tengah selalu positif dengan presentase 33,51 persen dan 66,23 persen di tahun 2016.

Baca juga: Generali Indonesia dan BTN Luncurkan Produk Bancasurrance G-PRO

Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat Jawa Tengah untuk berasuransi yang semakin tinggi. Berdasarkan data penjualan Generali, daerah Jawa Tengah yang mencakup Solo, Pekalongan, Semarang & Yogyakarta menyumbang kontribusi lebih dari 10% terhadap total premi agency pada tahun 2017.

“Peekembangan industri asuransi di Jawa Tengah dan Yogyakarta menunjukan pertumbuhan yang selalu meningkat. Dengan penguatan kantor keagenan baru di Semarang, kami yakin pertumbuhan premi semakin baik,” kata Chief Agency Officer Generali Indonesia, Wianto Chen, dalam siaran pers perusahaan, Rabu, 14 Maret 2018.

Didukung dengan lebih dari 11.000 agen, Generali berhasil mencatatkan premi bruto sebesar 3,2 Triliun di kwartal IV tahun 2017. Berkontribusi sebesar 44 persen dari seluruh penjualan Generali pada tahun 2017, jalur distribusi keagenan akan tetap menjadi garda utama dalam pemasaran produk Generali kepada masyarakat.

Selain itu, pengembangan teknologi digital untuk mendukung kinerja agen terus dilakukan, termasuk pengembangan iConnect sebagai sarana penjualan hingga training dalam bentuk e-learning. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Defisit APBN Tembus 2,92 Persen, Airlangga: Masih Aman

Poin Penting Defisit APBN 2025 tercatat 2,92 persen dari PDB, melebar dari target 2,53 persen,… Read More

18 hours ago

Bank Muamalat Klarifikasi Isu Dana Nasabah Hilang, Ini Penjelasan Resminya

Poin Penting Bank Muamalat menegaskan isu dana nasabah hilang tidak benar, karena video viral terkait… Read More

18 hours ago

Utang Paylater Warga RI di Bank Tembus Rp26,20 Triliun per November 2025

Poin Penting Utang paylater perbankan mencapai Rp26,20 triliun per November 2025, tumbuh 20,34 persen (yoy)… Read More

19 hours ago

OJK Kini Punya Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Apa Tugasnya?

Poin Penting OJK membentuk Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah untuk mendorong pertumbuhan… Read More

19 hours ago

Profil dan Kekayaan Yaqut Cholil, Mantan Menag yang Kini Tersangka Kasus Kuota Haji

Poin Penting KPK menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan… Read More

19 hours ago

IHSG Ditutup Menguat di Level 8.936, HILL hingga APLN Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,13 persen ke level 8.936,75, dengan transaksi mencapai… Read More

19 hours ago