News Update

Generali Catatkan Pertumbuhan Premi 10%

Jakarta – Di tengah ancaman penurunan bisnis akibat dari dampak COVID-19, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) mampu mencatatkan pertumbuhan premi 10% di kuartal pertama tahun ini menjadi Rp762,24 miliar.

CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman menjelaskan, pertumbuhan premi ini dibarengi juga dengan total aset kami yang tumbuh 9% menjadi Rp7,75 triliun. Laba kami juga tercatat tumbuh 9% menjadi Rp39,84 miliar, selain itu rasio solvabilitas perusahaan tercatat 319% di kuartal pertama 2020.

“Seperti yang kita ketahui, covid-19 menyerang di 2020, para nasabah kita sangat baik sekali. Para agen kita sangat luar biasa. Pada saat semua orang diam, agen kita terus bergerak. Banyak orang tiarap, tapi kita terus merayap, dan akhirnya premi kita pun naik 10%, laba kita naik 9% dibanding dengan kuartal pertama 2019, aset bertambah 9%. RBC kita naik 63 poin,” ujarnya pada paparan virtual kinerja Generali di Jakarta, Selasa, 2 Juli 2020.

Meski menghadapi tantangan berat yakni COVID-19, Edy tetap optimis kinerja Generali hingga akhir 2020 masih akan tumbuh positif. Hal ini juga tercermin dari kinerja perseroan yang mampu mencatatkan pertumbuhan di kuartal pertama 2020.

“Saya berharap semoga COVID-19 cepat selesai, dan kita tetap optimis. Karena bagaimanapun tadi kita lihat kuartal pertama kita sangat baik, dan kuartal kedua kita pun sebenarnya cukup baik. Jadi kita terus optimis di 2020 ini,” ujarnya.

Pertumbuhan di kuartal pertama tahun yang ditorehkan Generali ini melanjutkan tren pertumbuhan yang telah dicatatkan di tahun sebelumnya. Di mana pada 2019, Generali mampu mencatatkan pertumbuhan premi 86% (yoy) menjadi Rp2,42 triliun. Selain itu, laba dan total asetnya juga ikut bertumbuh masing-masing 125% dan 101% menjadi Rp145,38 miliar dan Rp6,99 triliun.

“Selain itu, rasio solvabilitas berada di angka 423%, di mana angka ini jauh dari batas minimum yang telah ditentukan otoritas yakni 120%. Ini membuktikan bahwa kekuatan finansial kita sangat strong,” ucap Edy. (*) Bagus Kasanjanu.

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

1 hour ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

2 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

2 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

3 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

4 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

4 hours ago