Categories: Keuangan

Generali Catat Perolehan Premi Rp2,1 Triliun

Jakarta–PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) membukukan perolehan premi bruto Rp2,1 triliun (unaudited). Perolehan premi tersebut tumbuh dibanding tahun 2014, yang tercatat sebesar Rp1,8 triliun.

Jalur distribusi penyumbang premi berimbang antara jalur keagenan dan bancassurance. CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengatakan, setiap tahun Generali menargetkan pertumbuhan double digit.

Untuk meningkatkan penetrasi asuransi yang masih rendah, menurutnya Perseroan terus mengembangkan infrastruktur yaitu meningkatkan SDM dan digitalisasi asuransi.

“Jadi masuk kesitu, kita kembangkan, yang tadinya kota besar, sekarang masuk ke second and third tier city, dan proses kita perbaiki, enggak pakai kertas,” tandasnya di Jakarta, Selasa, 23 Februari 2016.

Dalam kesempatan yang sama Asuransi Jiwa Generali Indonesia juga melakukan pengundian program undian Gebyar Gemilang, yang dilakukan di hadapan notaris dan dinas sosial, serta manajemen Generali. Program undian tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap nasabah Generali yang membeli produk Gemilang selama tahun 2015, dengan hadiah utama 2 buah motor Honda Vario Techno 150, serta hadiah lain berupa smartphone, tablet, serta voucher belanja, dengan total hadiah Rp200 juta. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

9 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

14 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

14 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

14 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

14 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

15 hours ago