Jakarta – Bank Sumut membuka Gelar Buah Nusantara (GBN) dan diundang sebagai narasumber untuk talk show inklusi keuangan dalam pameran Indo Agrotech Expo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, yang berlangsung pada 17-19 Juli 2024.
Adapun GBN kali ini mengangkat tema ‘Buah Nusantara untuk Anak Bangsa’. Direktur Utama Bank Sumut Babay Parid Wazdi mengatakan tema tersebut diangkat dalam rangka pertumbuhan desa, khususnya desa di Kepulauan Nias dengan gerakan tanam pisang nias (Getapin) dengan program Sumut Martabe (Mari Tingkatkan Aksi Bangun Desa).
Baca juga: Luncurkan Program GETAPIN, Bank Sumut Dorong Ekonomi Nasional
“Program ini bertujuan untuk memberi motivasi kepada masyarakat desa untuk menggali sektor pertanian. Apalagi di Nias terkenal dengan pisang kepok yang paling unggul. Pisang kepok menjadi komoditi bernilai jual tinggi yang sangat pantas untuk dikembangkan sebagai salah satu produk unggulan di Nias,” ungkap Babay dikutip 21 Juli 2024.
Dengan program Getapin, kata Babay, Bank Sumut berencana meningkatkan inklusi keuangan di Kepulauan Nias dengan meningkatkan pendapatan para petani pisang.
Baca juga: Bank Sumut Terus Tumbuh, Berikut 5 Sektor Unggulannya
“Selain program Getapin, ada juga Gerakan Ternak Ayam (Geram). Program ini juga diharapkan dapat memotivasi dan mendorong para peternak untuk meningkatkan serta mengembangkan usaha di sektor peternakan,” jelas Babay.
Dalam talk show GBN, turut hadir Pemimpin Cabang Bank Sumut Gunung Sitoli Carel Pandapotan Mendrofa, dan UMKM Binaan Cabang Gunung Sitoli Sokhi’orudu Lombu yang sukses dengan usaha pertaniannya. (*)
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More