Perbankan

Gelar RUPST, Bank MAS Tunjuk Komut Baru

Jakarta – PT Bank Multi Arta Sentosa Tbk (AGRS) atau Bank MAS menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST-LB) dan pada Kamis (8/6).

Dalam RUPST tersebut antara lain menyampaikan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan Perseroan tahun buku 2022, serta perubahan susunan pengurus Perseroan.

Di sepanjang 2022, Bank MAS membukukan peningkatan laba sebesar 43,19% atau mencapai Rp305 miliar. Penyaluran kredit perseroan tumbuh 12,05%, yaitu menjadi Rp8,83 triliun di 2022 dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp7,88 triliun.

“Kemudian di tahun 2022, terdapat penukaran 160.834.263 waran senilai Rp563 miliar,” ujar Danny Hartono, Direktur Utama Bank Mas, dalam keterangan resmi, Jumat, 9 Juni 2023.

Selain itu, dalam RUPST-LB Perseroan menyetujui pengangkatan Hendrik Tanojo sebagai Komisaris Utama menggantikan posisi Juwita Ekawati Winoto yang selanjutnya menjabat sebagai Komisaris, dan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit & proprt test).

Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang menjabat sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  1. Komisaris Utama : Hendrik Tanojo *)
  2. Komisaris : Juwita Ekawati Winoto
  3. Komisaris Independen : Tommy Mukdani
  4. Komisaris Independen : Nancy Herawati

Dewan Direksi

  1. Direktur Utama : Danny Hartono
  2. Direktur : Budi Afandi Winoto
  3. Direktur : Fely Retnowati
  4. Direktur : Iwan Yuda Pramudhi
  5. Direktur : Haryati Lawidjaja
  6. Direktur : Rahmat Bagas Santoso

Setelah acara RUPST-LB, dilanjutkan sesi public expose PT Bank MAS kuartal I 2023. Kinerja Bank MAS pada kuartal I 2023 terus mencatatkan kinerja positif dengan peningkatan laba sebesar 11,67% yoy atau sebesar Rp67 miliar, dibandingkan maret 2022 yang sebesar Rp60 miliar.

Bank Mas juga mencatatkan pertumbuhan kredit mencapai 12,15% yoy atau Rp8,882 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp7,920 triliun.

Danny juga optimis, di tahun 2023 kondisi ekonomi makro yang semakin membaik akan turut memberikan dampak positif pada pertumbuhan bisnisnya. Dia menuturkan, Bank MAS memproyeksikan bisnis di tahun 2023 akan mendorong peningkatan Laba hingga 14,90%, dari sisi Aset bisa tumbuh 5,03%, untuk Dana Pihak Ketiga bisa mencapai 5,43% dan penyaluran Kredit hingga 16,65%.

Selain itu, pada tahun 2023 ini Bank MAS akan melanjutkan inovasi pengembangan digital banking untuk produk  pinjaman dan simpanan, serta meningkatkan penyaluran kredit untuk mendukung pertumbuhan  ekonomi nasional yang terus membaik.

“Dengan semakin kompleksnya aktivitas usaha Bank, maka  struktur pengurus Perseroan juga diperkuat dengan menambah jumlah komisaris, demi pengawasan  aktivitas usaha yang lebih baik. Bank MAS juga akan membuka beberapa kantor cabang baru, sebagai upaya untuk bertumbuh secara hybrid baik melalui digital banking maupun  kantor cabang,” pungkas Danny. (*)

Irawati

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

40 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago