Market Update

Gelar RUPSLB, TPIA Umumkan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

Poin Penting

  • TPIA menggelar RUPSLB dan menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris Perseroan.
  • Pengangkatan pengurus baru berlaku bertahap, efektif sejak penutupan RUPSLB hingga 1 Februari 2026.
  • Rotasi manajemen tidak berdampak pada operasional, seiring komitmen TPIA menjaga strategi bisnis jangka panjang.

Jakarta – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) atau Chandra Asri Group telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 26 Januari 2026.

Head of Corporate Communications TPIA, Chrysanthi Tarigan, mengatakan bahwa RUPSLB tersebut memiliki satu mata acara, yakni persetujuan perubahan susunan pengurus Perseroan.

Dalam RUPSLB ini, pemegang saham menyetujui pengangkatan Konlakan Chankachangchaeng sebagai Direktur dan Rungnapa Janchookiat sebagai Komisaris, yang efektif sejak penutupan rapat.

“Pengangkatan menggantikan Suwit Wiwattanawanich dari jabatannya selaku Direktur dan Santi Wasanasiri dari jabatannya selaku Komisaris, efektif terhitung sejak tanggal 1 Januari 2026,” kata Chrysanthi dikutip, Selasa, 27 Januari 2026.

Baca juga: Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Tuntaskan Akuisisi Jaringan SPBU Esso di Singapura

Selain itu, Pongpun Amornvivat ditunjuk sebagai komisaris yang akan efektif per 1 Februari 2026 menggantikan Bandhit Thamprajamchit dari jabatannya selaku komisaris, terhitung sejak penutupan RUPSLB.

Chrysanthi menegaskan, pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari rotasi manajemen yang lazim dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pergantian manajemen ini tidak berdampak terhadap kelangsungan kegiatan operasional maupun komitmen Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis jangka panjang,” imbuhnya.

Dividen Interim USD20 Juta

Sebagai informasi, pada November 2025 Perseroan telah membagikan dividen interim sebesar USD20 juta kepada pemegang saham sebagai cerminan kinerja yang solid dan komitmen menciptakan nilai tambah berkelanjutan.

Baca juga: Chandra Asri (TPIA) Akuisisi Jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura

Kinerja tersebut didukung oleh upaya transformasi yang terus dijalankan sepanjang 2025 untuk memperkuat fundamental bisnis Perseroan di sektor energi, kimia, dan infrastruktur, dengan prinsip keberlanjutan sebagai inti strategi pertumbuhan jangka panjang. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

10 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

13 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

21 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

22 hours ago