Perbankan

Gelar PRS 2023, BRI Incar Volume Transaksi Naik 20%

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menggelar perhelatan Pesta Rakyat Simpedes (PRS) 2023. Direktur Bisnis Mikro Bank Rakyat Indonesia (BRI), Supari mengatakan target dari volume transaksi dari PRS ini sebesar 20% dari tahun lalu.

“Karena kita menginginkan pertumbuhan bisnis kami 10%-12%, maka kami harus membangun dua kali lipat dari keinginan kita tumbuh, kalau 10%-20% minimal aktivitas-aktivitas kita ini harus tumbuh 20% dari tahun lalu,” ujar Supari saat ditemui Wartawan, di Jakarta, Kamis 13 Juli 2023.

Baca juga: KemenKopUKM Targetkan 10 UMKM Melantai di BEI

Namun menurutnya, volume transaksi bukan mnejadi soal utama dalam kegiatan PRS ini, tetapi lebih untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

“Tahun lalu lebih dari 10 ribu orang per titik, kalau hari ini kita meluncurkan 382 titik ya tinggal mengalikan saja per harinya 10 ribu atau 5 ribu saja yang kita jangkau dengan sebuah literasi digital,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, gelaran PRS ini tujuannya tidak hanya untuk kelangsungan dari bisnis Perseroan, namun juga dapat dirasakan bagi masyarakat pelaku UMKM itu yang jauh lebih penting.

“Kita tidak menginginkan langsung impact-nya ke bisnis kami, tidak, tapi impact yang langsung bisa dirasakan masyarakat pelaku UMKM itu jauh lebih penting dari impact bagi kami, hanya saat sudah muncul kebutuhan kamilah menjadi preferensi pertama,” ungkapnya.

Baca juga: BRI Dorong Pendanaan Nasabah Segmen Korporasi 

Division Head of Micro Business Development Division, Ardhi Setyarko menambahkan bahwa pihaknya tidak serta merta menetukan target dari volume transaksi. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka transaksi per hari yaitu sebesar Rp13 juta di satu titik.

“Kita tidak menargetkan dalam satu titik tapi nilainya diatas puluhan miliar, kalau tahun lalu kita transaksinya Rp13 juta sehari,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

POJK 36/2025 Dorong Dokter Jadi Pilar Tata Kelola Asuransi Kesehatan

Poin Penting POJK 36/2025 jadi tonggak tata kelola asuransi kesehatan, karena untuk pertama kalinya menempatkan… Read More

35 mins ago

IHSG Hari Ini (2/2) Dibuka Melemah 0,36 Persen ke Posisi 8.299

Poin Penting IHSG dibuka turun 0,36 persen ke level 8.299,82 dengan nilai transaksi Rp814,38 miliar;… Read More

60 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (2/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Stagnan

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stabil pada Senin, 2 Februari 2026,… Read More

1 hour ago

Setelah MSCI, Pergerakan IHSG Pekan Ini Bakal Dipengaruhi Sentimen Berikut

Poin Penting Pasar menanti rilis pertumbuhan ekonomi full year 2025 yang diperkirakan di kisaran 5,1–5,2… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Spekulasi Calon Ketua The Fed

Poin Penting Rupiah menguat tipis pada awal perdagangan Senin (2/2/2026) ke level Rp16.776 per dolar… Read More

2 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Kudeta “Tak Berdarah” Tiga Komisioner OJK Mundur Terhormat

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More

6 hours ago