Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini (26/5) melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) menggelar Harvesting Gerakan Nasional (Gernas) BBI/BBWI di Palembang.
Harvesting Gernas BBI/BBWI tersebut dilakukan dalam rangka untuk memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta produk-produk khas dalam negeri.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi di seluruh daerah dan provinsi di Indonesia diharapkan dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah situasi perekonomian global yang semakin berisiko tinggi.
Baca juga: Membangun UMKM, Kemandirian Pangan, Menekan Inflasi & Kemiskinan dengan Subsidi Harga
Hal tersebut dilakukan untuk menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia agar tetap berada pada level di atas 5 persen.
“Ke depan seperti yang kita lakukan dalam dua tahun terakhir ini nampaknya harus kembali mengandalkan lebih banyak lagi motor-motor pertumbuhan di dalam negeri,” ucap Mahendra dalam sambutannya di Puncak Harvesting Gernas BBI/BBWI Palembang.
Mahendra menambahkan untuk terus menjaga momentum pertumbuhan konsumsi masyarakat, lembaga pemerintah non departemen diimbau untuk meningkatkan prestasi dan kegiatan yang menunjang sektor jasa, seperti pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi penentu apakah kita mampu menjaga pertumbuhan kita ini bahkan meningkatkan lebih tinggi lagi, karena tanpa itu namanya momentum untuk menjaga pertumbuhan kita akan lebih sulit lagi ke depan,” imbuhnya.
Baca juga: OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR-BPRS
Sebagai informasi, puncak Harvesting Gerakan Nasional BBI/BBWI yang digelar di Palembang tersebut, dikemas dalam sejumlah rangkaian acara, mulai dari Pengumuman UMKM Champions Sumatra Selatan.
Serta, pameran produk UMKM BBI, Pagelaran Seni Budaya Sumatra Selatan, Bazaar Kuliner, Kompetisi, Hiburan, dan Fashion Show. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More