Jakarta – GBG, pakar dalam identitas digital, hari ini mengumumkan penempatan perdananya sebagai salah satu dari 100 penyedia teknologi keuangan teratas di seluruh dunia oleh IDC Financial Insights. Perseroan sendiri menempati posisi ke-66 pada FinTech IDC 2021 Rankings.
Dev Dhiman, Managing Director GCG APAC mengungkapkan selama lebih dari 30 tahun, GBG telah melayani lebih dari 20.000 pelanggan di lebih 70 negara dunia, termasuk bank papan atas dan fintech di APAC dan juga di Indonesia. Pihaknya telah tumbuh dan berkembang pesat untuk tetap mengikuti disrupsi digital yang cepat dan peningkatan fokus dalam AI, cloud, inklusi keuangan, dan kolaborasi lintas vertikal di industri jasa keuangan.
“GBG telah meningkatkan dan memodernisasi rangkaian lengkap verifikasi identitas, deteksi penipuan, dan teknologi kepatuhan guna mengelola kompleksitas dan volume kejahatan keuangan saat ini, serta memastikan bank dan fintech beroperasi dengan solusi yang gesit dan dinamis untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik bagi konsumen untuk bergabung dan bertransaksi dengan mereka,” jelas Dev Dhiman pada keterangannya, 16 September 2021.
Adapun beberapa faktor yang mendorong GBG masuk dalam FinTech IDC 2021 Rankings adalah fokus dan pencapaian bisnis perseroan. Kemudian, kinerja keuangan tahunan juga membuat GBG mumpuni untuk masuk dalam daftar penghargaan teratas tersebut. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More
Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More