News Update

GBG Intelligence Center Perkuat Pencegahan Fraud di Industri Keuangan

Jakarta – GBG (AIM:GBG) yang merupakan perusahaan teknologi global dalam Manajemen Fraud dan Compliance, Verifikasi Identitas, dan Intelijen Data berbasis lokasi, meluncuran GBG Intelligence Center. Platform dinamis ini terhubung ke jaringan teknologi eksternal serta mitra-mitra data yang ahli dalam bidang verifikasi identitas.

GBG Intelligence Center merupakan salah satu dari modul utama fraud engine milik GBG yang terdiri dari Manajemen Risiko Digital, dan platform Intelijen. Kemampuan GBG Intelligence Center dapat membantu organisasi untuk melakukan proses validasi dan verifikasi yang lebih baik, serta menilai profil, dan entitas lainnya di seluruh cabang dan aplikasi. GBG Intelligence Center juga dapat mengubah data mentah menjadi intelijen data untuk meningkatkan akurasi dan deteksi penipuan (fraud).

“Tidak hanya memberikan kemampuan pencegahan penipuan berlapis sesuai kebutuhan, GBG Intelligence Center juga meningkatkan efisiensi sangat tinggi karena perusahaan keuangan kini bisa menyatukan sejumlah besar data ke dalam satu platform saja. Dengan terhubung ke Digital Risk Management dan Intelligence Platform GBG dan ekosistem partner lainnya, lembaga keuangan dapat mengubah data menjadi insights dan intelligence untuk membuat keputusan yang lebih baik,” jelas Dev Dhiman, APAC Managing Director of GBG melalui video conference di Jakarta, Rabu 27 Januari 2021.

GBG Intelligence Center memiliki 9 kategori kemampuan peningkatan deteksi penipuan yang terhubung dengan teknologi dan mitra data yang terbaik. GBG Intelligence Center juga memberikan akses on-demand ke berbagai solusi terbaik yang akan terus berkembang untuk mengatasi tipe-tipe penipuan baru, seperti penipuan pihak pertama secara rekayasa sosial atau social engineering, penipuan identitas, pencurian identitas, dan kejahatan siber.

Pengguna juga dapat memperoleh kunci lisensi dan mengaktivasi kemampuan yang mereka butuhkan. Dengan menggunakan Workflow Manager yang dinamis, pengguna dapat merancang dan menjalankan proses yang mereka inginkan untuk meningkatkan efisiensi deteksi penipuan.

Saat ini, 7 pelanggan yang sudah menggunakan Instinct, solusi onboarding digital milik GBG, telah menerapkan GBG Intelligence Center. Beberapa di antaranya adalah bank BUKU 4 BUMN di Indonesia, serta sejumlah bank papan atas, perusahaan pay-later, perusahaan jasa keuangan konsumen, serta perusahaan pembangunan dan asuransi di Australia.

“Seiring dengan banyaknya lembaga keuangan yang berada dalam tahap transformasi digital, Intelligence Center akan menjadi sangat penting untuk membantu perusahaan mempercepat proses terjun ke pasar sambil tetap mampu mengatasi ancaman penipuan digital,” tukas Dhiman. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Pemerintah Bakal Perpanjang Tenor KPR hingga 30 Tahun, Begini Tanggapan SMF

Poin Penting Pemerintah berencana memperpanjang tenor KPR hingga 30 tahun untuk meringankan cicilan dan memperluas… Read More

16 mins ago

Fitch Soroti Program MBG dan Danantara, Ini Respons Airlangga

Poin Penting Fitch menyoroti program MBG karena dinilai berpotensi menekan belanja negara dan memperlebar defisit… Read More

20 mins ago

Morgan Stanley PHK 2.500 Karyawan Meski Kinerja Lagi Moncer

Poin Penting Morgan Stanley mem-PHK sekitar 2.500 orang atau 3 persen tenaga kerja, terutama di… Read More

33 mins ago

Bahlil Sebut Impor Minyak dari AS Masih Menguntungkan di Tengah Konflik Timur Tengah

Poin Penting Impor minyak dari AS tetap menguntungkan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan Indonesia masih… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Lanjut Menguat ke Level 7.703

Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 7.703,79, naik 1,67 persen dari pembukaan 7.577,06 dengan… Read More

1 hour ago

Fitch Pangkas Outlook RI, Airlangga Dorong Optimalisasi Penerimaan Pajak

Poin Penting Fitch Ratings menurunkan outlook utang Indonesia menjadi negatif, namun peringkat tetap BBB (investment… Read More

1 hour ago