Ekonomi dan Bisnis

GATF Phase II 2018 Targetkan Penjualan Rp448 Miliar

Jakarta – Setelah sukses melaksanakan “Garuda Indonesia Travel Fair (GATF)” phase I pada bulan April lalu, serta sebagai bagian dari komitmen Perusahaan sebagai maskapai nasional dalam mendukung program pengembangan pariwisata Indonesia, Garuda Indonesia kembali menggelar “Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018” Phase II  di 31 kota besar di Indonesia dengan mengusung tema “Journey Around The World”.

Selain akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 5-7 Oktober 2018 ini, GATF 2018 Phase II ini juga akan dilaksanakan di 30 kota lainnya, yaitu: pada 28 – 30 September 2018 Denpasar, Kupang dan Palembang, lalu 5 – 7 Oktober 2018 di Medan, Tanjungkarang, Padang, Jambi, Pekanbaru, Banda Aceh, Bengkulu, Bandung, Surabaya, Malang, Jogja, Solo, Semarang, Makassar, Manado, Balikpapan, Ambon, Timika, Jayapura, Sorong, Kendari, Palangkaraya, dan Banjarmasin, lalu 12-14 Oktober 2018 Balikpapan serta 19-21 Oktober 2018 Batam, Marauke, Ternate dan Palu.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah dalam press conference yang diselenggarakan pada hari ini, Kamis (27/9) mengatakan bahwa penyelenggaraan GATF tahun 2018 ini merupakan event besar reguler sebagai wujud komitmen Garuda Indonesia yang  secara berkelanjutan turut mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia, khususnya dalam mempromosikan 10 destinasi prioritas yang dicanangkan pemerintah untuk terhubung dengan berbagai destinasi domestik dan internasional.

“Dari ke 31 kota besar di Indonesia tersebut, secara nasional Garuda Indonesia akan menargetkan total penjualan sebesar Rp448 miliar selama 3 hari pelaksanaan GATF 2018 phase ke II di seluruh kota. Sedangkan khusus untuk kota Jakarta, target penjualannya adalah sebesar Rp 218 Miliar dengan target mendatangkan 80 ribu pengunjung,” kata Pikri di Jakarta Kamis 27 September 2018.

Sementara itu, pada pelaksanaan GATF 2017 phase II  lalu di kota Jakarta, Garuda Indonesia telah berhasil mendatangkan sebanyak lebih dari 60 ribu pengunjung, dengan jumlah total penjualan mencapai lebih dari IDR 213, 375 miliar. Sementara itu, pada pelaksanaan GATF 2018 Phase I bulan April lalu, Garuda Indonesia berhasil meraih pendapatan keseluruhan sebesar Rp. 532 Milyar.

Melalui GATF, Garuda Indonesia memberikan penawaran terbaik untuk berbagai pilihan tiket dan paket perjalanan wisata baik domestik maupun internasional yang menarik dengan harga spesial. Di samping itu, pelanggan juga dapat menikmati tawaran-tawaran special yang diberikan pada periode happy hour setiap harinya maupun fasilitas dan benefit yang diberikan oleh Bank Mandiri.

Sementara itu, Direktur Retail Banking Bank Mandiri, Donsuwan Simatupang mengungkapkan partisipasi dan dukungan Mandiri dalam event GATF 2018 phase II  kota Jakarta ini dikemas dalam serangkaian program promosi, berupa benefit yang menarik bagi pemegang Mandiri Debit dan Mandiri Kartu Kredit.

Contohnya, pemegang Mandiri Debit dan Mandiri Kartu Kredit berhak mendapatkan berbagai penawaran menarik antara lain, cicilan hingga 18 bulan, diskon hingga 50% dengan fiestapoin, Cashback hingga Rp 2 Juta, bonus hingga jutaan GarudaMiles, program #semuadapatbonus Voucher Belanja dan penawaran – penawaran menarik lainnya

“Menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Bank Mandiri ke-20, rangkaian program promo tersebut kami persembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah dan masyarakat umum atas dukungan yang telah diberikan, khususnya para pengguna layanan Garuda Indonesia. Semoga hal ini dapat meningkatkan loyalitas customer Garuda Indonesia dan Bank Mandiri,” kata Donsuwan.

Untuk memberikan penawaran yang menarik bagi para pelanggan setia Garuda Indonesia, seperti pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya pada GATF ini Garuda Indonesia melaksanakan berbagai program dan kegiatan menarik lainnya bagi para pengunjung, diantaranya adalah program “Happy Hour”, “Best Deal”, “Discount Redemption.

Dalam pelaksanaan GATF ini, Garuda Indonesia juga menggandeng beberapa mitra usaha seperti Travel Agent, Perusahaan Penyelenggara Umrah dan Haji (PPUH), Perusahaan Ekspedisi, Hotel Industry, dan Education Consultant.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210

Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More

25 mins ago

Begini Strategi Bank Saqu Akuisisi Nasabah Baru pada 2026

Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke 8.150, Ini Sentimen Pemicunya

Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More

2 hours ago

Gak Perlu Pusing, Begini Cara Nanovest Bikin Pemula Langsung Bisa Investasi

Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More

3 hours ago

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

6 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

10 hours ago