News Update

Garuda Indonesia Group Proyeksi Lonjakan Penumpang hingga 8 Persen saat Lebaran 2025

Jakarta – Garuda Indonesia Group memproyeksikan jumlah penumpang pada momen Lebaran 2025 akan tumbuh sekitar 5-8 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Pasalnya, Garuda Indonesia Group telah menyiapkan layanan penerbangan Garuda Indonesia dan penerbangan low cost carrier Citilink sebanyak 1,9 juta kursi penerbangan. Ini menjadi kapasitas yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Penerbangan tersebut tersedia untuk rute domestik maupun rute internasional. Adapun jumlah kursi terdiri dari 1.027.255 kursi yang dilayani melalui 5.710 penerbangan untuk Garuda Indonesia dan 902.830 kursi yang dilayani melalui 5.196 frekuensi penerbangan untuk Citilink.

Baca juga: Mudik Lebaran 2025, Garuda Indonesia-Citilink Siapkan 1,9 Juta Kursi dan 341 Extra Flight

Garuda Indonesia Group memprediksi puncak arus mudik 2025 diperkirakan akan terjadi pada 28 Maret 2025, sementara untuk puncak arus balik di 6 April 2025.

Sehingga, optimalisasi kapasitas penerbangan tersebut nantinya akan difokuskan pada sejumlah rute-rute tertentu yang memiliki demand yang tinggi seperti Jakarta-Tanjung Karang PP, Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Padang PP, dan Yogyakarta-Denpasar untuk rute domestik.

Selanjutnya, rute Jakarta-Jeddah PP, Jakarta-Madinah, Jakarta-Doha PP, Sydney-Denpasar, Denpasar-Narita PP untuk rute internasional. 

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi, mengungkapkan bahwa, kesiapan layanan penerbangan yang dihadirkan oleh Garuda Indonesia Group tersebut mencerminkan konsistensi pertumbuhan alat produksi di setiap tahunnya yang selaras dengan meningkatnya demand moda transportasi udara. 

“Garuda Indonesia sebagai national flag carrier bersama anak usahanya, Citilink, berkomitmen untuk memastikan kesiapan operasional penerbangan, utamanya untuk mengoptimalkan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat dapat tersedia secara optimal sepanjang momentum libur Idulfitri 2025 ini,” ucap Ade dikutip 6 Maret 2025.

Baca juga: BCA Finance Tawarkan Kredit Mobil dengan Cicilan Ringan untuk Mudik Lebaran

Pada tahun ini perusahaan mempersiapkan sedikitnya 95 armada melalui 61 pesawat Garuda Indonesia yang terdiri atas tujuh pesawat wide-body  Boeing B777-300ER, 11 pesawat wide-body Airbus A330 Series, dan 43 pesawat narrow body Boeing B737-800NG. 

Sementara itu, Citilink akan menyiapkan sedikitnya 31 armada menggunakan A320 CEO/NEO dan tiga armada dengan ATR 72-600.

Sebagai informasi, Garuda Indonesia Group juga mendukung penuh kebijakan penurunan harga tiket penerbangan domestik pada periode peak season Lebaran yang berlaku pada periode pembelian tanggal 1 Maret-7 April untuk periode perjalanan 24 Maret-7 April 2025 dengan proyeksi rata-rata penurunan harga tiket sedikitnya 14 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BPJS Kesehatan Buka Suara soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar JKN, Ini Faktanya

Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More

8 mins ago

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

7 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

10 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

10 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

11 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

11 hours ago