Keuangan

Garap Regulasi QR Code, BI Tekankan 4 Standart Utama

JakartaBank Indonesia (BI) terus mempersiapkan regulasi mengenai standarisasi sistem Quick Response (QR) Code untuk setiap transaksi pembayaran (payment system) keuangan di Indonesia. Nantinya, dalam penerapan standarisasi QR Code tersebut regulator akan memperhatikan empat standar utama penerapan QR Code.

“Nantinya standarisasi akan mementingkan empat standart utama yakni pertama interoperability, kedua interkoneksi, ketiga itu security dan keempat inklusi. Kita harapkan standarisasi dasi itu mendorong empat itu,” kata Imaduddin Sahabat selaku Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia di Thamrin Nine Ballroom Jakarta, Selasa 10 April 2018.

Baca juga: ASPI Inisiasikan Penerapan QR Code Satu Sistem

Dirinya menambahkan, salah satu sektor utama dalam penerapan QR Code ialah sektor keamanan oleh karena itu BI menekankan seluruh industri untuk memperbaiki infrastruktur teknologinya. Tak hanya itu, penerapan QR Code nantinya akan meningkatkan angka inklusi keuangan kedepan.

“Kita lihat nya industri harus menangkap empat itu kalau sudah interoperability, inkusi keuangan akan meningkat karena kalau download 1 sistem QR code bisa baca semua dan ini akan dorong inklusi,” jelas Imaduddin.

Imaduddin menjelaskan, pihaknya juga terus berkordinasi dan melakukan diskusi intern dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dalam penerapan QR Code kedepannya. Diharapkan, sistem tersebut dapat rampung pada akhir April tahun ini.(*)

Suheriadi

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

9 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

13 hours ago