Ki-ka: Direktur Consumer Banking BRI, Nancy Adistyasari, Group Head Wealth Management BRI, Elina Wirjakusuma, Komisaris Utama BRI Life, M. Syafri Rozi, dan Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Asuransi BRI Life (BRI Life) resmi meluncurkan produk asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance) Asuransi Unggulan Pilihan Keluarga “ARUNIKA”. Meski baru diresmikan, produk ini sebenarnya sudah mulai dipasarkan sejak Juli 2025 lalu.
Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto mengungkapkan, sejak dipasarkan pada 15 Juli 2025 lalu, ARUNIKA sudah mencatat kontribusi Annualized Premium Equivalent (APE) senilai Rp14 miliar, dengan penetrasi pasar terbesar di kota-kota besar Indonesia.
“Pendapatan APE terbesar saat ini terutama di kota Jakarta dan Makassar, hal ini tentunya membuat kami lebih optimis terhadap penetrasi pasar ARUNIKA ke depannya,” kata Aris dalam keterangan resmi, di Jakarta, Senin, 22 September 2025.
Baca juga: Begini Strategi BRI Life Tingkatkan Kualitas Agen sebagai Ujung Tombak Pemasaran
ARUNIKA ditawarkan sebagai produk asuransi kelas menengah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan besar. Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan jiwa komprehensif, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat kelas menengah.
Aris menambahkan, ruang pertumbuhan asuransi jiwa di Indonesia masih terbuka lebar. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap proteksi finansial, terutama di kalangan menengah, serta dukungan kebijakan pemerintah menjadi sentimen positif bagi industri.
Aris menegaskan, sinergi dengan grup BRI menjadi faktor penting dalam pengembangan ARUNIKA. Dari total 150 juta nasabah BRI, baru sekitar 21 juta yang tergarap oleh BRI Life.
Artinya, potensi pertumbuhan dari ekosistem BRI dan anak usaha lainnya masih sangat besar.
Ekosistem grup BRI itu pula yang berdampak pada solidnya kinerja produk ARUNIKA.
“Melalui ARUNIKA, BRI Life ingin memastikan setiap keluarga Indonesia memperoleh ketenangan dan perlindungan finansial jangka panjang, demi mewujudkan masa depan yang lebih sejahtera,” pungkas Aris.
Baca juga: Per Juli 2025, BRI Life Tunaikan Kewajiban Bayar Klaim dan Manfaat Asuransi Rp2,85 Triliun
Sebagai informasi, ARUNIKA menawarkan empat manfaat komprehensif dan fleksibel dengan premi terjangkau, seperti 100 persen uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia alami (bukan akibat kecelakaan).
Kemudian nilai uang pertanggungan mulai dari Rp200 juta. Sementara, jika meninggal dunia akibat kecelakaan (sampai dengan usia 70 tahun), akan mendapat tambahan 100 persen Uang Pertanggungan (maksimal Rp1 miliar).
Lalu ada manfaat akhir asuransi, bila tertanggung hidup hingga akhir masa asuransi (usia 99 tahun) maka akan dibayarkan manfaat sebesar 100 persen uang pertanggungan.
Terakhir, jika pemegang polis mengajukan pengunduran diri atau tidak dapat melanjutkan kewajiban pembayaran premi, maka BRI Life akan membayarkan nilai tunai yang tersedia sesuai dengan ketentuan berlaku.
Baca juga: Bidik Segmen Keluarga, BRI Life Luncurkan Produk Asuransi ARUNIKA
Peluncuran resmi ARUNIKA digelar di Menara BRILian, Jakarta pada 18 September 2025.
Acara ini dihadiri jajaran direksi BRI Life, termasuk Direktur Utama Aris Hartanto, Direktur Keuangan Lim Chet Ming, Direktur Pemasaran Sutadi, Direktur Operasional Andrew Bain, dan pejabat eksekutif I Dewa Gede Agung.
Hadir pula Direktur Consumer Banking BRI Nancy Adistyasari serta sejumlah pejabat eksekutif BRI selaku induk perusahaan. (*) Ari Astriawan
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More