Market Update

Gara-Gara Sentimen Ini, IHSG Diprediksi Loyo

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak mixed cenderung loyo atau melemah dalam rentang 6.900 hingga 6.970 pada hari ini (4/10).

“Pada perdagangan Selasa (3/10), IHSG ditutup turun -0,30 persen atau -20,57 poin di level 6.940,88. Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung melemah terbatas dalam range 6.900-6.970,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 4 Oktober 2023.

Baca juga: Ketidakpastian Penurunan Suku Bunga The Fed, Bikin Pasar Modal Bergerak Volatile

Kemudian, sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini di antaranya adalah terkait dengan indeks PMI manufaktur Indonesia periode September 2023 tercatat sebesar 52,3, hasil tersebut turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 53,9, sekaligus berada pada level terendah sejak Mei 2023, di mana pertumbuhan output produksi dan pesanan baru melemah, sedangkan ekspor mengalami perbaikan.

“Secara keseluruhan, Industri manufaktur domestik berada di level ekspansif dalam 25 bulan beruntun,” imbuhnya.

Sedangkan dari mancanegara, pada awal pekan, The Fed masih mengisyaratkan tren suku bunga tinggi akan berjalan lebih lama, bahkan kenaikan suku bunga lanjutan diperlukan jika data menunjukan bahwa penurunan inflasi terhenti.

Baca juga: IHSG di Oktober Cenderung Menguat, Bank KBMI 4 jadi Penopang?

Adapun akibat pernyataan tersebut, imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) tenor 10 tahun terakselerasi di level 4,79 persen dan menjadi yang tertinggi sejak 2007.

Sementara, tingkat pengangguran di kawasan Eropa periode Agustus 2023 tercatat sebesar 6,4 persen turun dari bulan sebelumnya sebesar 6,5 persen, di mana jumlah penduduk yang tidak bekerja turun 107 ribu dari bulan sebelumnya sebesar 10,85 juta. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

4 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

7 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

8 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

8 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

9 hours ago