Keuangan

Gara-Gara Ini, Jumlah Nasabah RFB Turun Drastis

Jakarta – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil mencatatkan 6.635 nasabah pada 2021. Selang setahun, jumlahnya terkoreksi menjadi 1.737 nasabah.

Direktur RFB, Muhammad Barkah mengungkapkan penurunan drastis jumlah nasabah RFB disebabkan oleh isu-isu yang beredar di kalangan masyarakat.

“Isu ini di up oleh nasabah-nasabah yang mengalami kerugian di perdagangan ini,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/10).

Baca juga: Berhasil Tarik 963 Nasabah Baru, Transaksi Rifan Financindo Tembus 530 Ribu Lot

Menurut Barkah, tak dapat dipungkiri, RFB sebagai perusahaan jasa pasti akan menerima keluhan. Baik itu dari sisi pelayanan maupun administrasi.

Selain itu, ada pula nasabah yang mengeluhkan tentang kerugian yang relatif cepat di sisi transaksi.

Padahal, lanjut Barkah, Wakil Pialang Berjangka (WPB) juga sudah menyampaikan bahwa RFB tidak selalu menjanjikan keuntungan.

“Karena ini perdagangan, bukan seperti investasi yang selalu bisa menghasilkan. Intinya ya high risk, high return,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang RFB-DBS Tower, Lisa Usfie menyebut adanya penurunan nasabah tersebut juga disebabkan oleh pasca pandemi Covid-19.

Baca juga: Investor Pasar Modal Tumbuh 13,76 Persen, Masih Didominasi Milenial dan Gen Z

“Jadi 2022 semacam ada recovery dari pandemi yang kita rasakan. Orang berpikiran untuk memperbaiki industrinya mereka dahulu, atau memperbaiki bisnisnya terlebih dahulu, baru kemudian nanti kembali lagi untuk melakukan perdagangan berjangka,” kata Lisa dalam kesempatan yang sama.

Adapun pada periode Januari hingga September 2023 ini, RFB mencatatkan total 963 nasabah.

“Hingga akhir tahun ini, RFB menargetkan 1.200 nasabah baru,” pungkas Lisa. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

34 mins ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

6 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

6 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

7 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

8 hours ago