News Update

Gara-Gara Corona Dana Asing Kabur Rp40,1 Triliun

Jakarta – Bank Indonesia (BI) terus memantau dampak penyebaran virus corona terhadap perekonomian Indonesia. Adanya penyebaran virus tersebut, telah berdampak pada dana asing yang keluar atau capital outflow sebesar Rp40,16 triliun secara net year to date hingga 4 Maret 2020.

Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo pada acara Seminar Infobank bersama BI mengenai ‘Bauran Kebijakan BI Untuk Mendukung Perekonomian Indonesia’ di Jakarta. Perry menyebut, meski adanya capital outflow pihaknya berkomitmen untuk terus berada di pasar.

“Dampak temporari corona virus itu secara year to date itu terjadi net outflow total Rp40,16 triliun,” kata Perry di Jakarta, Rabu 11 Maret 2020.

Lebih lanjut Perry menjelaskan, angka tersebut terdiri dari obligasi pemerintah yang keluar mencapai Rp31,76 triliun secara ytd serta saham yang outflow Rp4,87 triliun. Sementara sisanya keluar melalui Surat Berharga Negara (SBN).

Menurutnya, hal ini terjadi hanya dalam waktu sementara. Perry menyebut, capital outflow terjadi sesudah pengumuman corona virus pada akhir Januari. Meski begitu dirinya tetap optimis investor global akan kembali masuk ke Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi RI yang masih terjaga di atas 5% pada tahun 2020.

“Seperti saya sampaikan global investor jual dulu dan masih di simpen uang di Indonesia sambil menunggu kejelasan dan nanti pasti beli lagi baik di sbn maupun do saham ini BI komitmen kami akan stsbilkan pasar,” tukas Perry.

Sebagai informasi saja, hingga Selasa (10/3) pagi WIB, jumlah korban jiwa virus corona (Covid-19) di seluruh dunia telah mencapai total lebih dari 4.000 jiwa, seperti dikutip dari worldometers. Di Indonesia sendiri korban yang positif terkena virus corona sudah mencapai 19 orang. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Suheriadi

Recent Posts

KPK Pastikan Menag Bebas Jeratan Pidana usai Laporkan Jet Pribadi dari OSO

Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More

13 mins ago

Ipsos Ungkap Strategi E-Wallet agar Bisa Bersinar Tanpa Super App

Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More

42 mins ago

OJK Kawal Audit Forensik Bank Jambi, Pastikan Hak Nasabah Terlindungi

Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More

42 mins ago

Realisasi Kredit Bank Mandiri Januari 2026 “Ngegas”, Tumbuh 15,62 Persen

Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit Rp1.511,4 triliun per Januari 2026, naik 15,62 persen yoy,… Read More

54 mins ago

Mochtar Riady Jual Gedung Ikonik One Raffles Place di Singapura, Segini Nilainya

Poin Penting Mochtar Riady melalui OUE Commercial REIT menjajaki penjualan One Raffles Place dengan estimasi… Read More

1 hour ago

Kolaborasi Kadin dan Perumnas Dukung Program Perumahan Nasional

Poin Penting Kadin–Perumnas MoU percepat Program Perumahan Nasional lewat sinergi BUMN dan dunia usaha Perluas… Read More

1 hour ago