Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan menunjuk Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara, Tbk (BTN) Pahala N Mansury menjadi Wakil Menteri BUMN menggantikan Budi Gunadi Sadikin yang baru saja ditugaskan menjadi Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto.
Demikian disampaikan oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono kepada wartawan, seperti dikutip Rabu, 23 Desember 2020. Ia menjelaskan, bahwa Pahala akan dilantik menjadi wakil menteri pada hari ini, berbarengan dengan pelantikan Menteri dan Wakil Menteri.
“Ada salah satu Wamen Pak Pahala Mansury, Wamen BUMN,” ujarnya.
Selain Pahala, lanjut Heru, ada 4 Wakil Menteri baru lainnya yang akan dilantik pada hari ini. “Jadi ada lima orang Wamen, yaa salah satunya pak Pahala Mansury jadi Wamen BUMN,” ucapnya.
Selain pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank BTN. Pahala juga pernah menjadi Direktur Keuangan di PT Pertamina (Persero) dan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero). Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Finance & Treasury Bank Mandiri mendampingi Budi G Sadikin yang saat itu menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri.
Asal tahu saja, Jokowi memutuskan untuk merombak susunan kabinetnya pada Selasa (22/12) kemarin. Dalam perombakan tersebut, Presiden Jokowi mengganti beberapa menteri di bidang ekonomi. Pertama, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto yang diganti oleh M Lutfi. Kedua, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio yang diganti oleh Sandiaga Uno.
Selain itu, Presiden juga menunjuk Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan untuk menggantikan Edhy Prabowo yang ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). (*)
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More