Tangkapan layar Ganjar dalam debat ketiga Capres 2024.
Jakarta – Calon presiden (capres) nomor tiga pada Pilpres 2024 Ganjar Pranowo menilai penguatan sumber daya manusia dan sistem siber sangat penting bagi situasi keamanan nasional saat ini.
“Untuk keamanan, terorisme, narkoba, pinjaman online (pinjol), judi online, kekerasan seksual. Ini perlu mendapatkan perhatian termasuk TPPU,” kata Ganjar saat menyampaikan visi-misi pada debat ketiga Pilpres 2024 di Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Oleh karenanya, menurut Ganjar, perlu adanya reformasi Kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal tersebut.
Baca juga: Perlu Teknologi Sakti, Ganjar Ingin Anggaran Kemenhan Capai 2 Persen dari PDB
“Reformasi betul-betul harus mengantisipasi ini dengan penguatan cyber sistem termasuk pengembangan cyber SDM kita yang kuat,” imbuhnya.
Ganjar kemudian menceritakan pertemuannya dengan Meriyati Roeslani atau Meri Hoegeng, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
“Bu Meri menceritakan bagaimana polisi kita mengayomi dengan kesungguhan, polisi kita hidup dengan sederhana dan mereka punya integritas tinggi,” tegasnya.
Baca juga: Suku Bunga Pinjol Turun jadi 0,3%, Untung atau Buntung?
Sebagai anak polisi, dirinya paham betul hal kesederhanaan dan integritas jadi sesuatu yang sulit. Namun, dirinya yakin hal tersebut bisa dilakukan.
“Tentu saja inilah capaian-capaian yang akan kita lakukan oleh Ganjar Mahfud. Bismillah InsyaAllah kami siap,” kata Ganjar. (*)
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More