Moneter dan Fiskal

Ganjar Nyapres, Ekonom Sebut Ekonomi Bakal Bergerak

Jakarta – Kepala Ekonom Bank Permata Joshua Pardede mengatakan, para pelaku ekonomi tidak terkejut dengan majunya Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pasalnya, mereka sudah mengetahui bahwasanya ganjar digadang-gadang akan mengantikan seniornya di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Presiden Jokowi.

“Jokowi dan Ganjar itu berasal dari partai sama dengan tingkat popularitas tinggi. Karakteristiknya juga sama-sama suka blusukan,” kata Joshua di sela acara Asian Banking & Finance Forum Jakarta, Rabu, 3 Mei 2023.

Pihaknya menilai, tren ekonomi akan bergerak positif pada kuartal ke-II tahun ini sejalan dengan majunya Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dari PDIP.

Menurutnya, dalam empat pemilu terakhir, tren investasi cenderung melambat menjelang pilpres dan pileg. Namun, setelah pegumuman presiden terpilih, investasi dan pasar modal akan kembali bangkit.

“Secara umum tren investasi baik sektor riil dan pasar modal sedikit moderasi atau melambat. Namun pada kuartal kedua tahun depan akan kembali meningkat,” jelasnya.

Lanjutnya, pada momen pemilu akan menggerakkan ekonomi di semester II tahun ini. Ini dikarenakan besarnya alokasi anggaran kampanye yang dikucurkan pemerintah sehingga mendorong tingkat konsumsi masyarakat.

Begitu juga untuk sektor saham akan turut berdampak meski sifatnya temporer. Terpenting, pelaku ekonomi menantikan kepastian keberlanjutan kebijakan atau program yang ada sebelumnya.

“Mereka menantikan bukan cuma programnya saja melainkan keberlanjutan program kebijakan seperti reformasi  perpajakan dan UU Cipta Kerja,” pungkasnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago