Jakarta – Gangguan teknis dalam perbankan kembali terjadi. Kali ini, Santander Bank cabang Inggris salah melakukan transfer kepada 2.000 rekening melalui 75.000 transaksi. Tidak main-main, nilainya pun mencapai 130 juta pounds atau kurang lebih Rp2,5 triliun.
Beberapa karyawan dan pengusaha terkejut melihat rekeningnya berlipat ganda pada 25 Desember lalu. Saat ini, Santander Bank berupaya keras untuk memulihkan pembayaran-pembayaran yang salah.
“Kami mohon maaf karena masalah teknis, beberapa pembayaran dari klien korporat kami digandakan secara tidak benar di akun penerima. Tidak ada klien kami yang kehabisan uang,” ujar Juru Bicara Santander Bank kepada CNBC beberapa waktu lalu.
Perusahaan mengungkapkan, permasalahan ini terjadi karena penjadwalan sistem yang salah. Akhirnya, pembayaran kepada karyawan dan pengusaha menjadi terduplikat dan berlipat ganda.
Selain itu, Santander Bank juga memastikan dana transaksi ganda yang terjadi bukan berasal dari rekening nasabah, melainkan cadangan bank. Sehingga dana setiap nasabah masih tetap aman. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More
Poin Penting Produksi minyak Venezuela rendah, invansi AS tak berdampak besar ke harga energi global.… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Selasa (13/1/2026) ke level Rp16.873 per dolar AS,… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak naik pada Selasa, 13 Januari 2026, mencakup produk… Read More
Oleh Mudrajad Kuncoro, Guru Besar Prodi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Sekolah Vokasi UGM dan Penulis Buku… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi sideways cenderung melemah, dengan peluang menguji area support 8.725–8.800, seiring belum… Read More