Jakarta – Gangguan teknis dalam perbankan kembali terjadi. Kali ini, Santander Bank cabang Inggris salah melakukan transfer kepada 2.000 rekening melalui 75.000 transaksi. Tidak main-main, nilainya pun mencapai 130 juta pounds atau kurang lebih Rp2,5 triliun.
Beberapa karyawan dan pengusaha terkejut melihat rekeningnya berlipat ganda pada 25 Desember lalu. Saat ini, Santander Bank berupaya keras untuk memulihkan pembayaran-pembayaran yang salah.
“Kami mohon maaf karena masalah teknis, beberapa pembayaran dari klien korporat kami digandakan secara tidak benar di akun penerima. Tidak ada klien kami yang kehabisan uang,” ujar Juru Bicara Santander Bank kepada CNBC beberapa waktu lalu.
Perusahaan mengungkapkan, permasalahan ini terjadi karena penjadwalan sistem yang salah. Akhirnya, pembayaran kepada karyawan dan pengusaha menjadi terduplikat dan berlipat ganda.
Selain itu, Santander Bank juga memastikan dana transaksi ganda yang terjadi bukan berasal dari rekening nasabah, melainkan cadangan bank. Sehingga dana setiap nasabah masih tetap aman. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More