Keuangan

GandengTangan Salurkan Pinjaman UMKM Rp275 Miliar Sepanjang 2024

Jakarta – GandengTangan, penyedia layanan peer-to-peer lending mencatatkan total penyaluran pendanaan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp275 miliar di sepanjang 2024.

Angka penyaluran pendanaan UMKM dari GendengTangan ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 58 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2023), yaitu Rp174 miliar.

Secara total, GandengTangan berhasil menyalurkan Rp545 Miliar. Bahkan, lebih dari 53.293 peminjam telah merasakan manfaat dari layanan GandengTangan, dengan 91,2 persen di antaranya adalah pelaku UMKM. 

Hal ini menegaskan komitmen GandengTangan untuk terus mendukung pengembangan UMKM di Indonesia.

Baca juga : Berlaku 1 Januari 2025, Bunga Fintech P2P Lending Turun, Cek Rinciannya di Sini!

CEO GandengTangan Jezzie Setiawan mengatakantahun lalu menjadi momentum penting bagi UMKM di Indonesia untuk semakin adaptif dan inovatif, terutama dengan meningkatnya adopsi teknologi digital. 

“Kami di GandengTangan bangga dapat mendukung pelaku UMKM dalam perjalanan mereka menuju kemandirian ekonomi dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal ini adalah bukti nyata dari kerja keras bersama antara tim, lender, dan borrower yang terus mempercayai kami,” katanya dikutip Selasa, 7 Januari 2024.

Dalam hal teknologi, lanjutnya, GandengTangan telah memanfaatkan berbagai teknologi canggih, seperti analitik berbasis AI untuk analisa rekening koran dan pendeteksian fraud secara dini. 

Langkah ini tidak hanya mempercepat proses analisa pinjaman tetapi juga menjaga kualitas pendanaan sehingga mampu mempertahankan tingkat pengembalian yang tinggi. 

Baca juga : Hormati Putusan MA, OJK Siap Perkuat Aturan dan Pengawasan Fintech P2P Lending

Tak hanya analitik berbasis AI, GandengTangan juga terus mengembangkan kemampuan platform melalui fitur embedded financing

Fitur tersebut dapat digunakan oleh digital platform lainnya untuk  menawarkan layanan pembiayaan kepada pengguna yang ada di ekosistem mereka melalui integrasi dengan sistem GandengTangan. 

“Pengembangan yang dilakukan sepanjang tahun 2024 ini menawarkan kemudahan integrasi bagi mitra platform yang tertarik bekerja sama menawarkan produk pembiayaan bagi masyarakat luas,” bebernya.

Beri Akses Keuangan Lebih Inklusif di 2025

Memasuki 2025, GandengTangan memiliki visi untuk semakin memperluas jangkauan layanan serta menjangkau lebih banyak UMKM di seluruh pelosok Indonesia. 

Dengan inovasi dan mitigasi risiko yang terukur, GandengTangan berambisi untuk meningkatkan tingkat pengembalian pinjaman dan memberikan akses keuangan yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

GandengTangan juga berkomitmen untuk meruntuhkan hambatan ekonomi bagi UMKM, memberdayakan mereka secara ekonomi, dan memupuk kemandirian finansial. Dengan menggandeng berbagai mitra strategis seperti Pertamina PDC, Finku, BukuWarung, Mekari hingga Terratai Asia (Impact VC), GandengTangan terus memperluas dampak sosial dan ekonominya.

“Kami berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan dan mitra strategis, sehingga dapat menyalurkan lebih banyak dana produktif untuk UMKM. Melalui langkah ini, kami optimis dapat berkontribusi dalam mendorong perekonomian Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

4 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

5 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

6 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

7 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

8 hours ago