Poin Penting
- BWS menggandeng Trimegah Sekuritas untuk memasarkan Sukuk Tabungan ST016 melalui layanan digital SBN ritel syariah
- ST016 hadir dalam tenor 2 dan 4 tahun dengan imbal hasil masing-masing 6,05 persen dan 6,25 persen per tahun
- Kolaborasi ini dinilai memperkuat layanan wealth management BWS sekaligus memperluas akses investasi syariah bagi nasabah.
Jakarta — PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) memperluas layanan investasi ritel syariah melalui kerja sama dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dalam pemasaran Sukuk Tabungan seri ST016.
Melalui kerja sama tersebut, BWS berperan sebagai sub-mitra distribusi ST016 melalui Sistem Layanan Transaksi SBN Ritel milik Trimegah Sekuritas.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya BWS dalam memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman, terjangkau, dan sesuai prinsip syariah. Melalui kanal tersebut, nasabah dapat melakukan registrasi dan pemesanan ST016 secara digital,” ujar manajemen dalam keterangannya, Senin (18/5).
ST016 merupakan Sukuk Tabungan yang diterbitkan pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia melalui mitra distribusi di pasar perdana domestik. Instrumen ini tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, namun memiliki fasilitas early redemption sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Tekanan Global dan Volatilitas Rupiah, BWS Perkuat Strategi Bisnis di 2026
Pada penerbitan kali ini, ST016 ditawarkan dalam dua pilihan tenor, yakni ST016T2 dengan tenor 2 tahun dan ST016T4 dengan tenor 4 tahun. Pemerintah menetapkan imbalan ST016T2 sebesar 6,05 persen per tahun dan ST016T4 sebesar 6,25 persen per tahun.
Kedua seri tersebut menggunakan skema imbalan mengambang dengan batas minimal atau floating with floor. Artinya, tingkat imbalan dapat bergerak mengikuti perubahan suku bunga acuan, tetapi tidak akan turun di bawah batas minimum yang telah ditetapkan pemerintah.
Masa penawaran ST016 berlangsung pada 8 Mei hingga 3 Juni 2026. Setelmen dijadwalkan pada 10 Juni 2026, sementara imbalan pertama akan dibayarkan pada 10 Juli 2026.
Dari sisi nominal, ST016 dapat dipesan mulai Rp1 juta dengan kelipatan Rp1 juta. Batas maksimal pemesanan ditetapkan sebesar Rp5 miliar untuk ST016T2 dan Rp10 miliar untuk ST016T4.
Menurut analis Phintraco Sekuritas Aditya Prayoga, kerja sama BWS dengan Trimegah dalam distribusi ST016 dapat memperkuat peran bank dalam menyediakan pilihan produk keuangan yang lebih lengkap bagi nasabah.
“Produk seperti ST016 menarik karena memberikan alternatif investasi yang relatif terukur, berbasis syariah, dan memiliki pembayaran imbalan secara berkala. Bagi bank, layanan seperti ini dapat memperluas hubungan dengan nasabah, tidak hanya dari sisi simpanan, tetapi juga kebutuhan investasi,” ujar Aditya.
Menurutnya, meningkatnya literasi keuangan membuat nasabah semakin membutuhkan instrumen yang dapat melengkapi tabungan dan deposito. Dalam konteks tersebut, SBN ritel seperti ST016 dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membangun portofolio investasi dengan profil risiko yang lebih konservatif.
Bagi BWS, keterlibatan dalam pemasaran ST016 juga sejalan dengan pengembangan layanan wealth management ritel. Bank dapat menjadi jembatan bagi nasabah untuk mengakses instrumen investasi pemerintah secara lebih mudah melalui kolaborasi dengan mitra distribusi resmi.
Baca juga: BWS Perkuat Strategi Funding dan Transaction Banking Lewat Inovasi Produk
Aditya menambahkan, kolaborasi antara bank dan perusahaan sekuritas dalam distribusi SBN ritel dapat memperluas inklusi keuangan. Nasabah yang sebelumnya hanya mengenal produk simpanan kini memiliki akses lebih luas terhadap instrumen investasi yang mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
“Ke depan, bank yang mampu menghadirkan layanan lebih lengkap akan memiliki peluang lebih besar untuk menjaga loyalitas nasabah. SBN ritel seperti ST016 bisa menjadi pelengkap penting dalam ekosistem keuangan, terutama bagi nasabah yang mencari instrumen syariah dengan imbalan rutin,” kata Aditya. (*) DW


