News Update

Gandeng Synology, MNC Finance Perkuat Standar Keamanan Data dan Kepatuhan

Jakarta – PT MNC Finance menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi Synology untuk memodernisasi dan memusatkan infrastruktur IT.

Inisiatif ini diambil untuk menjawab meningkatnya kebutuhan akan keamanan data, kepatuhan regulasi, dan efisiensi operasional di sektor jasa keuangan.

Di industri keuangan saat ini, data menjadi elemen vital—tidak hanya untuk operasional harian, tetapi juga untuk memenuhi standar regulasi yang terus berkembang serta ekspektasi nasabah terhadap layanan yang aman dan andal.

Dengan 45 cabang di seluruh Indonesia, MNC Finance menghadapi tantangan dalam mengelola sistem data yang tersebar, menjaga konsistensi prosedur backup, dan melindungi informasi keuangan yang sensitif.

“Kami puas dengan perlindungan data yang telah berjalan (dari Synology), serta hasil optimal yang selaras dengan standar keamanan dan performa kami,” ujar Agung Yanuarianto, Kepala Divisi TI MNC Finance, dikutip Kamis, 17 Juli 2025.

Baca juga: BRI Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Digital Bermodus Tautan Palsu

Setelah melakukan diskusi dengan unit bisnis lain di bawah MNC Group yang telah lebih dulu mengadopsi solusi Synology, MNC Finance menerapkan infrastruktur terpusat dengan Synology RackStation sebagai repositori data utama serta untuk replikasi lintas lokasi.

Dengan memanfaatkan fitur Snapshot Replication, MNC Finance kini mampu menjaga sinkronisasi versi mesin virtual di seluruh lokasi dengan pembaruan setiap lima menit, yang secara signifikan menurunkan risiko kehilangan data, sekaligus memastikan kemampuan pemulihan bencana yang selaras dengan standar industri.

MNC Finance juga mengadopsi solusi Active Backup for Business dari Synology untuk mencadangkan beberapa mesin virtual dan server fisik secara terpusat.

Solusi ini bersifat satu kali beli tanpa biaya lisensi tahunan, dan mampu menghemat ruang penyimpanan hingga 61 persen dari 20,4 TB menjadi hanya 7,8 TB.

Efisiensi ini tidak hanya memberikan penghematan biaya, tetapi juga membuka peluang bagi MNC Finance untuk mengembangkan infrastruktur secara berkelanjutan tanpa peningkatan beban operasional.

Untuk mendukung kolaborasi internal dan berbagi file secara aman, MNC Finance turut mengimplementasikan Synology Drive sebagai solusi private cloud.

Baca juga: Google Cloud Perkuat Keamanan Siber Lewat Program Indonesia BerdAIa

Dikombinasikan dengan Synology Office Suite, karyawan kini dapat meng-edit dokumen secara bersamaan dalam waktu nyata, meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan perlindungan data sensitif sesuai regulasi industri keuangan.

“Lembaga keuangan dituntut untuk menjaga integritas data, memastikan sistem tetap tersedia, dan mematuhi regulasi yang ketat. Semuanya harus dilakukan secara efisien,” ujar Clara Hsu selaku Country Manager Synology Inc.

“Solusi kami dirancang untuk menyederhanakan manajemen infrastruktur IT, memberikan kontrol penuh atas data yang tersebar, dan melindungi sistem dari berbagai ancaman modern tanpa kompleksitas,” tukas Clara. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

13 mins ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

1 hour ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

1 hour ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

1 hour ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

2 hours ago

Nobu Bank Bukukan Laba Bersih Rp481,3 Miliar, Tumbuh 46,30 Persen di 2025

Poin Penting Nobu Bank catat laba Rp481,3 miliar di 2025, tumbuh 46,3% yoy. Kredit naik… Read More

2 hours ago