Gandeng SMF, BRI Danareksa Sekuritas Hadirkan EBA Ritel di Aplikasi BRIGHTS

Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF melakukan kerja sama dengan BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dengan menghadirkan layanan transaksi produk Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) Ritel melalui aplikasi online trading BRIGHTS milik BRIDS.

Produk EBA-SP Ritel SMF yang akan dipasarkan oleh BRIDS adalah EBA SP BTN06A yang diterbitkan pada tahun 2020 dengan kupon 6,5 persen/tahun, EBA SP BTN08A yang diterbitkan pada tahun 2023 kupon 6,65 persen/tahun, dan EBAS SP BRIS01A yang diterbitkan pada tahun 2023 kupon 7 persen/tahun, dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan denominasi hanya Rp100 ribu.

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, mengatakan bahwa Program Pengembangan Pasar EBA-SP Ritel bertujuan untuk mengembangkan jumlah investor EBA-SP dengan target investor perorangan, memanfaatkan posisi EBA-SP yang sudah ada. Nantinya, SMF akan berperan sebagai market maker guna menciptakan pasar sekunder EBA-SP menjadi lebih likuid.

Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas Ditunjuk jadi Penjamin Emisi Obligasi IIF Rp500 Miliar

“Kerja sama perdana ini merupakan upaya kami dalam memperluas dan mengembangkan investor base, yaitu para investor potensial seperti generasi milenial dan masyarakat lainnya yang ingin berinvestasi. EBA-SP Ritel akan menjadi diversifikasi bagi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal,” ucap Ananta dalam sambutannya di Jakarta, 25 April 2024.

Lalu, Ananta berharap dengan kerja sama ini akan menambah jangkauan investor yang ingin mencari diversifikasi instrumen investasi pasar modal sehingga investor memiliki lebih banyak pilihan untuk berinvestasi dengan return yang kompetitif.

“Kami berharap EBA-SP Ritel dapat diminati oleh para investor perorangan, sehingga ke depan kami bisa menjadikan EBA-SP Ritel sebagai pilihan alternatif investasi yang menarik dan aman,” imbuhnya.

Sementara, Direktur Utama BRIDS, Laksono Widodo, mengungkapkan bahwa, kerja sama dengan SMF ini sejalan dengan misi Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah bagi investor ritel untuk mencapai hasil terbaik dalam kegiatan investasi mereka.

Selain itu, juga menjadi upaya BRIDS dalam memberikan kemudahan akses dan layanan pasar modal bagi masyarakat luas dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia.

Baca juga: Laba Bersih SMF Naik 11,6 Persen, Tembus Rp466 Miliar pada 2023

“Dengan hadirnya produk EBA Ritel oleh SMF ini di aplikasi online trading BRIGHTS kami, tentunya akan semakin memperkaya pilihan produk investasi yang dapat diinvestasikan oleh nasabah kami, selain instrumen yang telah tersedia seperti saham, obligasi dan reksa dana saat ini, cukup hanya dari satu aplikasi saja,” ujar Laksono.

Adapun, EBA-SP Ritel merupakan produk investasi pendapatan tetap (fixed income) yang aman dengan rating idAAA dari Pefindo dan memiliki likuiditas instrumen investasi yang tinggi. Sehingga nasabah dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan kapan saja tanpa harus menunggu hingga jatuh tempo. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

8 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

9 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

10 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

12 hours ago