Properti

Gandeng Sinar Mas Land, Bank INA Perluas Penyaluran KPR

Jakarta – PT Bank Ina Perdana Tbk (Bank Ina) terus memperluas penetrasi pasar untuk penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR).

Kali ini, Bank Ina bekerja sama dengan kelompok pengembang papan atas Sinar Mas Land untuk mempercepat penyaluran kredit sekaligus mendorong pertumbuhan perumahan pada segmen primary market di Indonesia.

Kerja sama pembiayaan fasilitas KPR di BSD City ini meliputi pembiayaan rumah tapak, rumah toko, rumah kantor dan apartemen, dengan jangka waktu kredit sampai dengan 20 tahun.

Baca juga: Selama 47 Tahun, Pembiayaan KPR BTN Tembus Rp470 Triliun

Adapun suku bunga fasilitas KPR yang ditawarkan oleh Bank INA bagi konsumen adalah sangat kompetitif, yakni mulai dari 4,68 persen fix 2 tahun, 5,18 persen fix 3 tahun, dan 5.68 persen fix 5 tahun.

“Saya yakin dan percaya kerja sama ini akan menjadi kolaborasi antara Sinar Mas Land dengan Bank INA yang saling menguntungkan dan memberikan value added bagi konsumen Sinar Mas Land, dan kerja sama ini baru langkah bagi perjalanan kolaborasi Bank Ina dan Sinar Mas Land,” kata Direktur Utama Bank INA, Henry Koenaifi usai penandatanganan MOU dengan Sinar Mas Land di BSD City, Senin 11 Desember 2023.

Dia menambahkan, selain menawarkan tingkat suku bunga yang bersaing. Bank Ina juga memberikan kemudahan bagi konsumen untuk dapat memiliki rumah dan apartemen dengan proses yang mudah dan cepat.

Di kesempatan yang sama, Corporate Head of Sales & Marketing, Laurencia Evilyn mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama Sinar Mas Land dan Bank Ina sebagai salah satu mitra strategis dalam program Smart Move.

“Dukungan dari Bank Ina dapat memberikan dampak yang sangat positif, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi calon konsumen yang berkeinginan membeli produk properti Sinar Mas Land di BSD City,” ujarnya.

Baca juga: Bank Ina (BINA) Siapkan Karpet Merah Untuk Nasabah Utama, Ini Istimewanya

Ke depannya, Bank INA akan terus membuka ruang untuk menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan perusahaan properti lainnya. 

Bank INA juga akan terus berusaha meningkatkan pelayanan yang terbaik untuk memenuhi segala kebutuhan konsumen dan stakeholder dan turut andil dalam pertumbuhan ekonomi dan perkembangan properti di Indonesia. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More

4 mins ago

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More

22 mins ago

Tragedi Siswa SD di NTT: Potret Gelap Masalah Keuangan Keluarga

Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More

31 mins ago

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

1 hour ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

1 hour ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

2 hours ago