Gandeng PermataBank, Sequis Aset Manajemen Tawarkan Imbal Hasil 4,5%

Jakarta – PermataBank dan Sequis Aset Manajemen bekerja sama dalam menyediakan pilihan Reksa Dana Pasar Uang, yaitu Sequis Liquid Prima di PermataBank mulai 10 Februari 2023 dalam mendukung nasabah berinvestasi.

Reksa Dana Sequis Liquid Prima merupakan Reksa Dana Pasar Uang yang berinvestasi pada obligasi dengan jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun dan juga pada deposito.

Jenis Reksa Dana ini memiliki keunggulan dalam memberikan kepastian dan rasa aman dalam mengelola keuangan dibanding jenis Reksa Dana lain sehingga sesuai untuk investor yang memiliki profil risiko konservatif.

Division Head of Wealth Management, Retail Liabilities & Debit Card Products PermataBank, Ricky Diego Yap, mengatakan bahwa kerja sama antara PermataBank dengan Sequis Aset Manajemen ini diambil dalam rangka menawarkan produk Reksa Dana berkualitas yang dikelola oleh Sequis Aset Manajemen.

“Kami berharap dengan adanya kerja sama ini akan semakin membuka kesempatan bagi lebih banyak nasabah untuk mulai berinvestasi sejak dini,” ucap Ricky dikutip 13 Februari 2023.

Kemudian, Presiden Direktur Sequis Aset Manajemen, Sigit Pratama Wiryadi, mengatakan bahwa, dalam lima tahun terakhir, Reksa Dana tersebut menghasilkan rata-rata kinerja imbal hasil sebesar 4,5% per tahun.

“Melalui kerja sama dengan PermataBank, kami berharap dapat terus memberikan pilihan investasi Reksa Dana berkualitas lainnya bagi nasabah PermataBank,” ujar Sigit dalam kesempatan yang sama. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

3 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

3 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

4 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

4 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

5 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

5 hours ago