Jakarta — PT Bank Mayapada Internasional, Tbk. (Bank Mayapada) bersama Nex Teknologi Digital (Nex) dan didukung oleh Visa meluncurkan kartu kredit Nex Grow Card yang dirancang khusus untuk generasi muda Indonesia.
Nex Grow Card mengusung konsep Kartu Kredit yang Bertumbuh Bersamamu. Kartu kredit ini hadir dengan fitur-fitur menarik, seperti pengajuan 100 persen online, tanpa biaya tahunan, cashback biaya administrasi bagi pengguna yang membayar penuh tepat waktu, serta kenaikan limit kredit bertahap sesuai riwayat pembayaran.
Thomas Arifin, Wakil Direktur Utama Bank Mayapada menyampaikan pihaknya melihat peluang yang menjanjikan untuk menawarkan produk kartu kredit bagi generasi muda. Produk ini bukan sekadar kartu kredit, tetapi sebuah solusi yang bertumbuh bersama pemegang kartu.
Baca juga: Pendapatan Bunga Moncer, Laba Bank Mayapada Tumbuh 15,70 Persen di 2024 jadi Rp25,57 Miliar
“Bank berharap dapat memberikan solusi bagi generasi muda untuk terus tumbuh mencapai perjalanan finansial yang baik, sehingga secara bersama sama bank dan pemegang kartu dapat terus tumbuh,” ujarnya dikutip 29 April 2025.
Sementara, Rifai Taberi, Direktur Utama PT Nex Teknologi Digital menambahkan Nex Grow Card hadir sebagai solusi awal yang siap mendampingi anak muda Indonesia dalam perjalanan finansial jangka panjang.
“Kartu kredit ini siap jadi solusi awal bagi anak muda yang sudah punya potensi, tapi belum mendapatkan akses ke kartu kredit pertama, untuk membangun kebiasaan kredit yang sehat.
Baca juga: Bank Mayapada Raih Penghargaan Digital Brand 2025 untuk Produk Tabungan
Selanjutnya, Vira Widiyasari, Country Manager VISA Indonesia menjelaskan, kartu kredit Nex Grow Card kini dapat digunakan di lebih dari 130 juta merchant di seluruh dunia, termasuk dengan teknologi VISA Contactless.
“Dengan prinsip sederhana, cepat, cerdas, fleksibel, dan seamless serta bertanggung jawab, Nex Grow Card diharapkan menjadi solusi keuangan dengan pengalaman finansial yang menyenangkan,” jelasnya. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More