News Update

Gandeng Indosat, Bank Saqu Perkuat Inklusi Keuangan Digital di Indonesia

Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Bank Saqu berkolaborasi untuk memperluas inklusi keuangan digital di Indonesia. Dengan memanfaatkan basis pelanggan IOH dan nasabah Bank Saqu, sinergi ini menciptakan peluang pasar yang signifikan.

Sebagai langkah awal, layanan perbankan digital Bank Saqu kini telah terintegrasi dalam aplikasi IOH. Integrasi ini tidak hanya memberikan konektivitas yang seamless tetapi juga mempermudah akses terhadap solusi keuangan bagi pelanggan Indosat maupun nasabah Bank Saqu.

Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengungkapkan, IOH akan memanfaatkan informasi pelanggan dan propensity model untuk memastikan layanan perbankan digital yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Baca juga : Bank Saqu Rilis Strategi Baru, Siap Bersaing di Pasar Perbankan Digital

“Kolaborasi inovatif kami dengan Bank Saqu merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang mampu memberdayakan masyarakat Indonesia. Dengan wawasan pelanggan dan propensity model, kami dapat secara efektif menjangkau pengguna yang tepat,” katanya, dikutip Jumat, 21 Maret 2025.

Dukungan bagi Solopreneur dan Kebiasaan Keuangan Positif

Presiden Direktur PT Bank Jasa Jakarta, Leo Koesmanto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas industri dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia..

“Sebagai teman seperjuangan, kami berkomitmen membantu masyarakat, khususnya para solopreneur, untuk memperoleh solusi perbankan digital yang inovatif dan mudah digunakan, serta mendorong kebiasaan keuangan yang positif,” ujarnya.

Baca juga : Bos Anak Usaha Indosat Ungkap Strategi Bangun Kedaulatan Teknologi AI

Menurutnya, kerja sama ini akan memperkenalkan fitur perbankan inovatif kepada pelanggan Indosat, memungkinkan mereka mengelola keuangan secara bertanggung jawab serta menabung dengan lebih mudah.

Tabungmatic, Fitur Menabung Otomatis Pertama di Indonesia

Salah satu inovasi utama dalam kolaborasi ini adalah Tabungmatic, fitur menabung otomatis pertama di Indonesia.

Fitur tersebut bekerja dengan membulatkan nominal transaksi sehari-hari yang dilakukan melalui QRIS di aplikasi Bank Saqu.

Kelebihan dana dari pembulatan tersebut secara otomatis disimpan ke dalam Saku Booster, dengan bunga hingga 10 persen per tahun sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kolaborasi ini merupakan langkah awal dari lebih banyak inovasi bersama IOH dalam menjembatani kesenjangan keuangan digital di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

10 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

10 hours ago