Ilustrasi: Pelatihan olah limbah kain/istimewa
Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) terus mendorong penerapan aspek economy, social, governance (ESG) perusahaan melalui kegiatan yang berorientasi pada pilar lingkungan dan pilar ekonomi.
Salah satunya, J Trust Bank berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas untuk pelaku usaha perempuan bertajuk “Pelatihan Ketrampilan Mengolah Limbah Kain”.
Baca juga: Gelar Pelatihan, BJB Terus Genjot UMKM Untuk Naik Kelas
Ada sebanyak 30 orang peserta yang mendapatkan pelatihan untuk mengolah limbah dari sisa produksi usaha khususnya sampah kain menjadi upcycle-product yang memiliki nilai fungsional, ekonomi, estetika, dan berkualitas sehingga diminati oleh pasar.
Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai meyakini, bahwa upaya ini menjadikan para perempuan pelaku usaha jahit rumahan tidak hanya sebagai pahlawan ekonomi bagi keluarga, namun juga menjadi agen perubahan yang membantu pelestarian lingkungan.
“Kami berharap inisiatif ini dapat berkembang melalui kolaborasi multi pihak agar dapat berkontribusi dalam upaya menyelamatkan laut Indonesia,” ungkap Fukadai dikutip dalam keterangan resmi, 2 September 2023.
Baca juga: Perluas Layanan, J Trust Bank Buka Kantor Cabang Baru di Kendari
Hingga kuartal II tahun 2023, J Trust Bank mencatatkan laba bersih sebesar Rp90,62 miliar. Katalis dalam peningkatan kinerja tersebut dipicu oleh pertumbuhan kredit bruto sebesar 42% secara tahunan atau mencapai Rp21,70 triliun dari sebelumnya Rp15,28 triliun.
Di sisi dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat menjadi Rp29,24 triliun dari Rp20,18 triliun atau sebesar 44,87%. Dicky F. Maulana
Poin Penting Bank sentral global kompak dukung Jerome Powell usai ancaman pidana dari Donald Trump.… Read More
Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More
Poin Penting Rupiah melemah ke level Rp16.864 per dolar AS, namun pemerintah menilai kondisi tersebut… Read More
Poin Penting Rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global, termasuk tensi geopolitik… Read More
Poin Penting Muhammadiyah menilai ketidakpastian hukum di sektor perbankan berdampak luas terhadap penyaluran kredit dan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More