Jakarta – PT FinAccel Teknologi Indonesia (Kredivo) kartu kredit digital untuk milenial, bersama maskapai berbiaya hemat atau low-cost carrier (LCC) Citilink Indonesia melakukan langkah strategis memberikan layanan penerbangan yang berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia.
Co-Founder dan CEO Kredivo Akshay Garg dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019 mengatakan, kemitraan ini adalah yang pertama antara kartu kredit digital dan maskapai di Indonesia. Kerja sama ini menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan kemudahan kepada pengguna.
“Kemitraan ini untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia. Kredivo mewujudkannya dengan menyediakan layanan keuangan yang cepat, mudah, dan terjangkau, sementara Citilink menyediakan moda transportasi udara guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,” ujarnya.
Di tempat yang sama Direktur Niaga Citilink Indonesia, Benny Rustanto menyambut baik langkah ini. Menurutnya, kemitraan ini merupakan solusi untuk meningkatkan kualitas layanan, sesuai perkembangan di era digital, khususnya bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses ke layanan pinjaman.
“Tersedianya Kredivo di platform digital kami memungkinkan pelanggan mendapatkan kenyamanan dan fleksibilitas dalam pembayaran. Ini sejalan dengan usaha kami memberikan layanan transportasi udara dan user experience terbaik sejak pembelian tiket hingga pelanggan sampai tujuan,” tambahnya.
Kemitraan ini memungkinkan pelanggan Citilink untuk memilih metode pembayaran Kredivo sehingga pembiayaan tanpa kartu kredit dapat tersedia pada saat transaksi (Point of Sale) di situs resmi Citilink. Pelanggan juga dapat memanfaatkan persetujuan instan Kredivo serta fungsi checkout 2 klik, sehingga mereka dapat berbelanja tanpa mengalami berbagai kesulitan dalam mengajukan permohonan kartu kredit atau pinjaman dari perusahaan multifinansial.
Dengan membeli tiket penerbangan langsung dari situs Citilink, pengguna dapat memilih metode bayar dalam 30 hari dengan bunga 0% atau metode cicilan 3, 6, dan 12 bulan dengan bunga hanya 2,95% per bulan. Hal ini memudahkan masyarakat untuk dapat menikmati fasilitas maskapai yang berkualitas tinggi ke seluruh penjuru Indonesia tanpa khawatir cash flow terganggu.
Meningkatnya kebutuhan akan traveling yang didukung oleh perkembangan teknologi membuat sektor pariwisata terus menggeliat. Kementerian Pariwisata memaparkan bahwa pertumbuhan jumlah wisatawan Indonesia meningkat 22 persen pada tahun 2017, tiga kali lebih tinggi dari pasar regional dan global karena teknologi digital. Hal ini dikarenakan teknologi digital memudahkan wisatawan dalam mencari (look), memesan (book), dan membayar (pay) layanan wisata.
Kemitraan Kredivo dan Citilink memberikan kesempatan pada masyarakat yang underbanked (tidak memiliki akses kredit) untuk membayar biaya perjalanan dengan nyaman dan terjangkau, mengingat cara pembayaran tiket pesawat di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kartu kredit, mesin ATM, atau agen perjalanan.
Tersedianya pembiayaan dengan proses all-digital serta persetujuan kilat ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan tiket dan memberikan stimulus bagi masyarakat yang lebih luas untuk memilih pesawat sebagai moda transportasi utama. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More