Perbankan

Gandeng BTN, DOKU, dan Paylabs, ALTO Network Perluas Akses QRIS Cross Border

Poin Penting

  • ALTO Network menggandeng BTN, DOKU, dan Paylabs untuk memperluas pemanfaatan QRIS Cross Border guna mendukung inisiatif Bank Indonesia memperluas pembayaran lintas negara.
  • Transaksi QRIS ALTO tumbuh 357 persen (yoy) pada kuartal II-2025 dengan volume harian 16 juta transaksi, menegaskan peran ALTO sebagai penggerak digitalisasi sistem pembayaran.
  • Kolaborasi ini diharapkan bantu BI capai target 50 juta merchant QRIS pada 2025, sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran digital yang aman, cepat, dan inklusif.

Jakarta – PT ALTO Network Indonesia (ALTO Network) resmi menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN), DOKU, dan Paylabs untuk memperluas pemanfaatan QRIS Cross Border. Seremoni penandatanganan kerja sama ini digelar di ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025.

Langkah tersebut menegaskan komitmen seluruh pihak dalam mendukung inisiatif Bank Indonesia (BI) memperluas akseptasi pembayaran digital lintas negara dan memperkuat konektivitas sistem keuangan digital.

CEO ALTO Network, Gretel Griselda menyebut kerja sama ini merupakan langkah nyata industri untuk memperkuat interoperabilitas sistem pembayaran. ALTO mencatat pertumbuhan transaksi QRIS sebesar 357 persen (yoy) pada kuartal II-2025, dengan volume harian mencapai 16 juta transaksi atau sekitar 6,5 miliar transaksi per tahun.

“Kolaborasi bersama BTN, DOKU, dan Paylabs mencerminkan langkah konkret industri untuk menciptakan konektivitas yang lebih luas, efisien, dan inklusif di era ekonomi digital,” ujar Gretel dalam keterangan rilis, dikutip Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca juga: Kuartal III 2025, Volume Transaksi QRIS ALTO Network Tumbuh 300 Persen

Selain itu, Gross Transaction Volume (GTV) juga melonjak 317 persen pada kuartal III-2025, memperkuat posisi ALTO sebagai salah satu penggerak utama digitalisasi sistem pembayaran nasional.

“Ke depan, ALTO akan terus memperluas kolaborasi lintas sektor dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta arah transformasi ekonomi digital Indonesia,” ungkap Gretel.

Baca juga: Awal 2025, ALTO Network Rambah Pasar Global dengan Maskot ASKARA

Kerja sama ini disambut positif para mitra. Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN, menilai inisiatif ini akan memperluas akses layanan pembayaran digital bagi nasabah dan memperkuat efisiensi transaksi lintas batas.

Lebih lanjut, BTN berencana mengintegrasikan fitur QRIS Cross Border ke dalam superapps Bale by BTN, agar nasabah bisa bertransaksi di negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan ke depan Tiongkok serta Korea Selatan.

“Bale by BTN akan terus diperluas tidak hanya untuk mendukung transaksi domestik, tetapi juga transaksi lintas negara seperti di Korea Selatan dan Tiongkok. ini sekaligus memperkuat portofolio transaksi QRIS BTN sebagai bagian dari gaya hidup digital nasabah masa kini,” jelas Thomas.

Baca juga: FEKDI Kembali Digelar, Tekankan Pentingnya Sinergitas Ekonomi Digital

Pada kesempatan yang sama, ALTO Network juga menandatangani kerja sama strategis dengan DOKU, yang diwakili oleh Himelda Renuat, Chief Marketing Officer DOKU. Kerja sama antara keduanya sudah berlangsung sejak 2016 silam.

Himelda mengungkapkan apresiasinya terhadap kolaborasi akan pemanfaatan QRIS Cross Border. Ke depan, DOKU akan terus mendorong ekosistem pembayaran digital untuk melayani penggunanya, termasuk untuk bertransaksi ke luar negeri.

“Melalui inisiatif ini, DOKU berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif melalui sinergi dengan berbagai mitra, demi mendorong kemudahan dan efisiensi transaksi lintas negara,” katanya.

Baca juga: HAI-HIPMI Buka Keran Pendanaan Global bagi Pengusaha Lokal, Nilainya Segini

Mitra lain yang menghadiri seremoni ini adalah Paylabs. Bimo Adhiprabowo, Direktur Paylabs, menegaskan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Paylabs untuk memperluas jangkauan layanan pembayaran digital sekaligus memperkuat ekosistem QRIS yang semakin terintegrasi.

“Bersama ALTO Network, kami berkomitmen menghadirkan solusi pembayaran yang aman, cepat, dan inklusif bagi seluruh pelaku usaha dan konsumen,” imbuh Bimo.

Penandatangan kerja sama ini pada akhirnya diharapkan target Bank Indonesia (BI) untuk mencapai 50 juta merchant pengguna QRIS pada 2025 dan memperluas konektivitas antarnegara. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Yulian Saputra

Recent Posts

Rupiah Hari Ini (4/2) Dibuka Melemah ke Level Rp16.762 per USD

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More

6 mins ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More

56 mins ago

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

11 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

11 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

12 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

12 hours ago