News Update

Gandeng BNP Paribas AM, Hana Bank Perluas Pilihan Investasi Reksa Dana

Jakarta – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menggandeng perusahaan manajer investasi, PT BNP Paribas Asset Management (PT BNP Paribas AM) untuk memperluas portofolio investasi nasabah.

Melalui kerja sama ini, Hana Bank menjadi mitra distribusi sembilan produk reksa dana unggulan PT BNP Paribas AM. Adapun sembilan produk reksa dana tersebut meliputi reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana saham, baik yang berinvestasi di pasar domestik hingga pasar global.

Direktur Bisnis Hana Bank, Geoffry Nugraha, mengatakan, penambahan pilihan produk reksa dana untuk nasabah ini sejalan dengan salah satu strategi Hana Bank dalam memperkuat bisnis wealth management, yaitu dengan fokus membangun bisnis pada produk reksa dana.

“Kami menyambut baik kolaborasi strategis bersama PT BNP Paribas AM yang memiliki portofolio produk reksa dana yang beragam, sehingga diharapkan dapat membantu nasabah meraih hasil investasi optimal yang dapat disesuaikan dengan profil risiko mereka,” kata Geoffry dikutip Kamis, 13 Maret 2025.

Baca juga: Hana Bank Dorong Kunjungan Wisatawan ke Korea Selatan Lewat Cara Ini

Geoffry melanjutkan, saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang memahami akan pentingnya berinvestasi melalui reksa dana. Pasalnya, instrumen ini menawarkan sejumlah keuntungan, antara lain dikelola oleh profesional, keuntungan dan dividen yang diperoleh bukan merupakan objek pajak, likuiditas tinggi, transparan, serta dapat dimulai dari nominal kecil.

Sejurus dengan itu, hingga kuartal IV 2024, Asset Under Management (AUM) Hana Bank tumbuh 14 persen. Seiring dengan peningkatan AUM, fee-based income dari wealth management pun tumbuh 34 persen.

Sementara, Presiden Direktur PT BNP Paribas AM, Maya Kamdani, mengatakan, kehadiran sembilan produk reksa dana BNP Paribas AM di Hana Bank jadi momen yang tepat untuk membantu investor menyusun strategi diversifikasi, serta menangkap peluang investasi di pasar global yang menarik.

Baca juga: Dear Investor, Simak Tren Investasi dan Rekomendasi Saham Berpotensi Cuan di Ramadan 2025

“Nasabah memliki lebih banyak pilihan investasi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing. Kami percaya kemitraan ini bisa mendorong pertumbuhan industri reksa dana di Indonesia,” jelasnya.

Untuk mulai berinvestasi reksa dana, nasabah dapat mengunjungi jaringan kantor cabang Hana Bank, maupun melalui aplikasi MyHana Mobile Banking yang di dalamnya terdapat fitur Hana AIdvisor.

Fitur tersebut bertujuan untuk menganalisis pasar dan produk reksa dana serta memberikan pertimbangan portofolio terbaik sesuai profil risiko nasabah dengan didukung oleh Artificial Intelligence (AI). (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

3 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

16 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

16 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

17 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

23 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

23 hours ago