Jakarta – Guna meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank DKI menggandeng PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) meluncurkan Kartu Kredit Co-Branding. Peluncuran kartu kredit ini bertujuan untuk meningkatkan bisnis Bank DKI di segmen konsumer.
“Peluncuran kartu kredit co branding ini juga merupakan strategi Bank DKI untuk melengkapi lini produk di segmen konsumer,” ujar Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi di Jakarta, Rabu 23 Agustus 2017.
Menurutnya, pemegang kartu kredit Co Branding akan mendapatkan tambahan manfaat, selain mendapatkan promo-promo yang sama dengan kartu kredit BNI Reguler, pengguna juga dapat ikut serta dalam promo khusus yang diberikan Bank DKI. Adapun Kartu Co Branding Bank DKI terdiri dari 2 jenis kartu, yakni Gold dan Platinum.
Melalui skema Co-Branding, kata dia, Bank DKI akan melakukan fungsi pemesanan kartu sedangkan seluruh proses/operasional akan dilakukan oleh pihak BNI selaku issuer kartu. Kresno menambahkan, proses pengaduan nasabah akan diteruskan kepada dan ditindaklanjuti oleh Bank BNI.
Lebih lanjut di menambahkan, dengan adanya kerjasama Co-Branding ini, Bank DKI dapat memberikan tambahan variasi produk kepada nasabahnya dan mendorong penambahan fee-based income yang diperoleh darisharingtransaction fee dari setiap transaksi yang dilakukan oleh pemegang kartu.
“Bank DKI akan terus mengembangkan produk dan layanannya seperti pengembangan fitur JakCard yang kini dapat dipergunakan di Alfamart, dan peluncuran aplikasi keuangan JakOne Mobile yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.,” ucapnya.
Di tempat yang sama Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo menambahkan, keputusan Bank BNI menggandeng Bank DKI sebagai mitra co-branding bukan tanpa alasan. Jumlah nasabah Bank DKI yang signifikan merupakan market baru agar kartu kredit BNI tumbuh lebih cepat lagi.
“Akan ada banyak penawaran menarik bagi para pemegang kartu co branding Bank DKI ini, seperti program cicilan dan gratis uang iuran tahunan,” tutupnya.
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More