Keuangan

Gandeng Bank Nagari, IFG Life Kelola Asuransi Hari Tua

Jakarta – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Bank Nagari mempererat sinergi dengan bekerja sama dalam pengelolaan asuransi pendanaan hari tua bagi karyawan PT Bank Nagari.

Direktur Utama IFG Life Harjanto Tanuwidjaja, perjanjian kerja sama ini menjadi suatu dokumen pengikat sebagai tindak lanjut pengelolaan asuransi sesuai dengan kebutuhan nasabah.

“Ini merupakan bentuk nyata komitmen IFG Life dalam meningkatkan kolaborasi dan sesuai dengan visi IFG Life: Protecting Life’s Progress,” tutur Harjanto dalam keterangan resmi, Jumat, 10 Februari 2023. 

Direktur Operasional PT Bank Nagari Syafrizal menambahkan, bahwa pihaknya memerlukan jasa pengelolaan asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Kami melihat IFG Life memiliki produk yang dapat membantu kami melakukan pengelolaan asuransi untuk karyawan sehingga kami berharap untuk membuka kerja sama lain dengan IFG Life,” ujar Syafrizal.

IFG Life menegaskan bahwa kerja sama ini juga didukung dengan penerapan sistem manajemen anti penyuapan sesuai dengan ISO 37001:2016 di lingkungan IFG Life demi mencegah terjadinya praktik-praktik yang dapat mengarah pada tindakan korupsi, penyuapan, dan pencucian uang. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

42 mins ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

1 hour ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

3 hours ago