Perbankan

Gandeng Bank Ganesha, Ini Alasan Great Eastern Life Indonesia Pasarkan Produk GREAT Prestige Protector

Jakarta – Great Eastern Life Indonesia menggandeng Bank Ganesha memasarkan produk GREAT Prestige Protector. Hal ini sebagai salah satu upaya meningkatkan inklusi keuangan dan memberikan ‘peace of mind’ untuk masyarakat Indonesia di tengah kondisi yang penuh dengan ketidakpastian.

“Kerja sama antara Great Eastern Life Indonesia dengan Bank Ganesha merupakan wujud komtimen kami untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, terutama di tengah kondisi perekonomian yang dinamis ini,” kata Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia Nina Ong, dikutip Minggu, 4 Agustus 2024.

Oleh sebab itu, pihaknya menghadirkan GREAT Prestige Protector lewat jalur bancassurance Bank Ganesha. Produk ini menjamin kepastian pertumbuhan aset selama 10 tahun pertama serta perlindungan diri yang optimal. 

Baca juga : Joss! Laba Bank Ganesha Terbang 94 Persen di Semester I 2024

“Dengan begitu, masyarakat dapat mencapai tujuan keuangan jangka panjang yang direncanakan,” jelasnya.

Diketahui, kerja sama sama ini diresmikan dengan penandatangan kerja sama antara Great Eastern Life Indonesia dan Bank Ganesha. Kemudian, dilanjutkan dengan simbolis yang menghadirkan Pohon Uang (Pachira Aquatica) yang menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran serta memberikan harapan adanya investasi dan proteksi yang menguntungkan bagi nasabah. 

Pohon ini juga menjadi simbol keberlanjutan yang serta komitmen terhadap bumi dan pilar-pilar ESG (environment,social, dan governance). 

GREAT Prestige Protector merupakan produk asuransi jiwa dalam mata uang rupiah yang dirancang untuk dapat menjamin pertumbuhan aset nasabah serta memberikan perlindungan yang optimal. Produk ini menawarkan tiga keunggulan utama yang memberikan tiga kepastian bagi nasabah. 

Per 1 Agustus 2024, GREAT Prestige Protector resmi dipasarkan melalui jalur bancassurance Bank Ganesha yang tersebar di 3 kota besar di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya dengan 1 kantor pusat, 6 kantor cabang, dan 4 kantor cabang pembantu.

Baca juga : Gandeng Bank Ganesha, Cairin Tingkatkan Akses Pembiayaan Konsumen 

Dalam proses penjualan produk, Great Eastern Life Indonesia telah menyediakan Financial Advisor untuk membantu calon nasabah dalam menentukan produk perlindungan yang sesuai, serta dibantu oleh Bank Seller dari Bank Ganesha. 

“Kami melihat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi semakin membaik setelah pandemi dan melalui kerja sama ini kami berharap nasabah kami memiliki alternatif yang lebih luas untuk mendapatkan solusi perlindungan baik dari sisi investasi maupun proteksi,” ungkap Setiawan Kumala, Wakil Presiden Direktur Bank Ganesha.

Dipasarkannya GREAT Prestige Protector lewat jalur bancassurance Bank Ganesha juga diharapkan dapat meningkatkan Premi Asuransi Jiwa kanal bancassurance. 

Hingga kini, kanal bancassurance telah menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan premi asuransi jiwa. Data terakhir dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada kuartal 1/2024, pendapatan premi bancassurance mencapai Rp 19,09 triliun atau menyumbang lebih dari 41,5% dari pendapatan Premi Asuransi Jiwa. 

Hal ini menunjukkan bahwa pembelian asuransi melalui kanal bancassurance menjadi preferensi dari masyarakat Indonesia

Baik Great Eastern Life Indonesia maupun Bank Ganesha berharap GREAT Prestige Protector dapat menjadi solusi perlindungan yang tepat guna untuk masyarakat Indonesia, khususnya nasabah perbankan Bank Ganesha. 

Ketika masyarakat sudah terlindungi oleh asuransi, masyarakat dapat memperoleh ketenangan hidup (peace of mind) dalam meraih berbagai aspirasi dalam hidup dan jadi hebat, Reach for Great. (*)

Editor : Galih pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Dirut BTN Nixon LP Napitupulu Dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025

Poin Penting Dirut BTN Nixon LP Napitupulu dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025 oleh… Read More

3 hours ago

Ramai Spin Off, Ini Kinerja Bank Umum Syariah Sepanjang 2025

Poin Penting Spin off UUS menjadi BUS merupakan kewajiban sesuai POJK No. 12/2023 bagi UUS… Read More

3 hours ago

IHSG Diproyeksi Tembus 9.800 pada 2026, DBS Beberkan Pendorongnya

Poin Penting Peningkatan belanja pemerintah, khususnya untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai… Read More

4 hours ago

Harga Bitcoin Stagnan di Level USD90.000, Pasar Tunggu Rilis Data Inflasi AS

Poin Penting Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 0,70 persen ke level USD91.280 dengan dominasi… Read More

4 hours ago

Pemerintah Tarik Utang Rp736,3 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Berbalik Melemah ke Posisi 8.884, Ini Pemicunya

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More

4 hours ago