Perbankan

Gandeng Bank DKI, Jalin Tingkatkan Kapabilitas Layanan Digital

Bali – Pada gelaran Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) 2022 yang digelar Bank Indonesia (BI), PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) menghadirkan berbagai inovasi di sektor keuangan digital. Sejalan dengan misi Pemerintah untuk mendorong ekosistem keuangan yang inklusif, partisipasi Jalin dalam perhelatan ini kembali menegaskan eksistensinya dalam menjembatani ekosistem keuangan digital Indonesia.

Pada perhelatan ekonomi digital tersebut, Jalin mengukuhkan penjajakan kerja sama terkait peningkatan kapabilitas layanan digital dengan Bank DKI. Jalin dan Bank DKI memiliki mutual understanding dalam menghadapi era digitalisasi di sektor keuangan. “Kami mengapresiasi Bank DKI atas kepercayaannya terhadap solusi yang diberikan oleh Jalin. Dukungan Jalin kepada Bank DKI akan mengakselerasi digitalisasi sistem perbankan khususnya bagi BPD,” ujar Direktur Utama Jalin Boyke Yurista, 13 Juli 2022.

Boyke menjelaskan, sebagai lembaga Penyelenggara Sistem Infrastruktur Pembayaran (PIP), kerja sama dengan Bank DKI sejalan dengan tema FEKDI 2022 yaitu “Advancing Digital Economy and Finance: Synergistic and Inclusive Ecosystem for Accelerated Recovery”. “Sebagai The National Digital Highway, Jalin tidak hanya semata mendorong digitalisasi perbankan, namun lebih jauh memberikan manfaat bisnis secara efektif dan efisien kepada seluruh member,” ucap Boyke.

Senada, Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono menambahkan, bahwa pihaknya menyambut baik penandatanganan MoU dengan Jalin. “Dengan reputasi dan juga kualitas yang diberikan Jalin, kami yakin dapat meningkatkan layanan kepada nasabah Bank DKI. Lebih luas lagi, kerja sama ini sejalan dengan inisiatif Pemerintah Daerah untuk mendorong digitalisasi di sektor keuangan,” tuturnya.

Bank DKI secara aktif melakukan inovasi digital sebagai pondasi pertumbuhan ke depan dengan melakukan digitalisasi yang dinilai sebagai enabler transformasi bisnis perusahaan, dari saving bank (product centric) menjadi transaction bank (customer centric), yang memberikan solusi atas kebutuhan nasabah.

Jalin dan Bank DKI sepakat untuk mengembangkan layanan baru terkait produk digital services seperti layanan integrasi issuer untuk pembayaran lewat Jalin Payment Integrator dan tarik tunai tanpa kartu di mesin ATM (cardless withdrawal) yang dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU). Inisiatif ini merupakan langkah nyata kebijakan strategis Bank DKI dari aspek teknologi sebagai pendukung pencapaian bisnis.

Tak berhenti di situ, kerja sama ini merupakan langkah penting bagi Jalin untuk mewujudkan iklim keuangan yang inklusif serta mengembangkan ekosistem keuangan digital. “Kemitraan dengan Bank DKI ini diharapkan dapat menjadi role model untuk meningkatkan layanan dan kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah,” pungkas Boyke. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

1 hour ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

7 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

7 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

7 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

18 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

18 hours ago